PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
21 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
VinFast Perkuat Komitmen Mobilitas Bersih Lewat Ekosistem Kendaraan Listrik


Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, semakin mempertegas komitmennya dalam mendukung transisi menuju mobilitas bersih melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di kawasan Asia Tenggara.

Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar strategis bagi VinFast berkat populasi besar dan potensi pertumbuhan yang tinggi. Maka itu, pihaknya siap berkomitmen lebih jauh.

“Adopsi kendaraan listrik memang masih rendah, tetapi tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat,” ujar Kariyanto dalam keterangan resminya dikutip, beberapa waktu yang lalu.


"Pada intinya kami sangat siap untuk bersama Pemerintah untuk menuju transisi green mobility. Kami terus berkomitmen untuk tumbuh bersama bangsa ini dengan menciptakan lapangan kerja lebih banyak lagi," lanjutnya. Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, VinFast menargetkan pembangunan sekitar 63 ribu stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Indonesia.

Charging station atau SPKLU Vinfast

Di tingkat regional, total SPKLU yang akan dikembangkan di Asia Tenggara mencapai 100 ribu unit hingga tahun 2030, mencakup Indonesia, Filipina, dan Vietnam. Untuk mendukung target tersebut, VinFast menyiapkan investasi senilai 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp18,6 triliun. Dana ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur pengisian daya dan penguatan jaringan layanan.

Selain infrastruktur, VinFast juga memperkenalkan model bisnis sewa baterai (battery leasing) yang diklaim dapat menekan biaya kepemilikan kendaraan listrik hingga sekitar Rp74 juta bagi konsumen. Skema ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di segmen pengguna baru.

Dalam hal layanan, VinFast saat ini telah memiliki 22 diler resmi yang tersebar di berbagai wilayah, dan menargetkan jaringan hingga 500 bengkel layanan purna jual termasuk kerja sama dengan pihak ketiga. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan kemudahan dan kenyamanan konsumen dalam kepemilikan kendaraan listrik.

“Kami ingin pelanggan lebih mudah menjangkau VinFast. Karena itu, kami buka showroom di banyak kota dan sekaligus menyiapkan jaringan servis yang memadai,” papar  Kariyanto. Dari sisi produksi, pabrik perakitan VinFast di Subang, Jawa Barat, tengah dalam tahap penyelesaian. Fasilitas tersebut direncanakan mulai uji coba produksi pada Desember 2025, dengan nilai investasi mencapai Rp3,5 triliun.

Melalui langkah-langkah tersebut, VinFast tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan listrik, tetapi juga berupaya membangun ekosistem yang mencakup infrastruktur, layanan, dan manufaktur. Strategi ini menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Sumber : voi.id
viewed :: 1196
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net