| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
20 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Prancis Uji Coba Jalan Tol Yang Bisa Isi Daya Mobil Listrik Di Atas Aspal
![]() Prancis memulai uji coba jalan tol pertama di dunia yang mampu mengisi daya kendaraan listrik secara nirkabel saat melaju. Proyek inovatif ini dilaksanakan di ruas Autoroute A10 sepanjang 1,5 kilometer di dekat Paris dan menjadi langkah besar menuju era mobilitas berkelanjutan. Inisiatif bernama “Charge as You Drive” tersebut memanfaatkan koil tembaga yang ditanam di bawah permukaan jalan untuk mentransfer energi listrik melalui medan magnet ke kendaraan yang telah dilengkapi penerima khusus, seperti dilansir dari ArenaEV, beberapa waktu yang lalu. Dengan cara ini, mobil, bus, maupun truk listrik dapat terus bergerak sambil mengisi baterai tanpa perlu berhenti di stasiun pengisian daya atau mencolokkan kabel. Hasil pengujian awal menunjukkan sistem ini mampu memberikan daya hingga lebih dari 300 kilowatt, dengan rata-rata sekitar 200 kilowatt dalam kondisi stabil. Daya yang luar biasa,300 kW setara dengan stasiun pengisian daya plug-in terbaru dan terkuat, seperti V3 Supercharger milik Tesla. Pada kecepatan tersebut, pengemudi dapat menambah jarak tempuh yang signifikan hanya dalam beberapa menit. Perbedaannya sangat signifikan, pengemudi tidak melakukan apa pun, mobil hanya melaju melewati jalur khusus, dan baterainya terisi penuh. Teknologi ini dapat memecahkan masalah terbesar yang menghambat mobil listrik baterainya sendiri. Selain itu, dinilai cukup kuat untuk menjaga truk bermuatan penuh tetap terisi selama perjalanan, sekaligus membuktikan potensi besar sistem pengisian nirkabel dinamis untuk transportasi jarak jauh. Proyek tersebut digagas oleh perusahaan pengelola jalan tol VINCI Autoroutes, bekerja sama dengan Electreon, Hutchinson, serta Universitas Gustave Eiffel. Tujuannya adalah menciptakan infrastruktur pengisian daya yang dapat memangkas kebutuhan baterai besar pada kendaraan listrik dan mengurangi waktu pengisian secara signifikan. Jika berhasil diimplementasikan secara luas, sistem ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap stasiun pengisian konvensional dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di seluruh Eropa. Meski menjanjikan, teknologi ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Biaya pembangunan yang tinggi, integrasi dengan jaringan listrik nasional, serta sistem penagihan bagi pengguna menjadi perhatian utama. Selain itu, uji coba ini masih terbatas pada skala kecil, sehingga penerapan secara massal diperkirakan baru dapat dilakukan beberapa tahun mendatang. Kendati demikian, keberhasilan uji coba ini menunjukkan arah baru dalam pengembangan infrastruktur transportasi listrik. Jalan raya bukan lagi sekadar jalur penghubung antarwilayah, melainkan dapat berfungsi sebagai sumber energi aktif yang menjaga kendaraan tetap bergerak tanpa henti. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
