PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
19 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Suzuki Stop Ekspor Wagon R Ke Pakistan


PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dan PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) ternyata telah menghentikan ekspor untuk salah satu model andalannya, Wagon R ke Pakistan. Bahkan, jenama berlambang huruf S ini, sudah menyiapkan model pengganti, untuk bisa dikirim ke Pakistan.

Dijelaskan Deputy Sales and Marketing Mananging Director PT SIS, Donny Ismi, pihaknya memang masih menahan diri, untuk mengumumkan secara resmi, model pengganti dari Wagon R tersebut.

“Iya, sudah (berhenti ekspor ke Pakistan). Sudah nggak produksi lagi untuk ekspor. Nanti rencananya, kita akan gantikan dengan model baru yang sudah kita kenalkan di Indonesia,” jelas Donny, saat ditemui di arena GJAW 2025, di ICE, BSD, Tangerang.


Sejatinya, model pengganti dari Wagon R di pasar ekspor ini sudah tercium, saat media otomotif berkunjung ke pabrik Suzuki, Cikarang, Jawa Barat. Saat itu, Manager of Export PT SIM, Domu Arisanto mengungkapkan jika Fronx tengah dipersiapkan sebagai penurus Wagon R untuk dikirim ke Paksitan.

Rencana pengiriman model Fronx ke Pakistan akan dilakukan dalam bentuk completely knocked down atau CKD. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Domu beberapa waktu lalu, yang menegaskan bahwa langkah ini sekaligus menjadi penambahan model dalam aktivitas ekspor. Skema CKD dipilih karena dinilai lebih efisien dan selaras dengan strategi penguatan kerja sama industri otomotif di pasar tujuan.

Menurut Domu, pengiriman Fronx dalam format CKD diharapkan dapat membuka peluang baru bagi peningkatan volume ekspor. Dengan model ini, perakitan dilakukan di negara tujuan sehingga mampu menekan biaya logistik dan bea masuk. Selain itu, langkah tersebut juga memungkinkan adaptasi produk dengan kebutuhan lokal, sekaligus memperkuat posisi merek di pasar Pakistan yang dinilai potensial.

Penambahan Fronx sebagai model ekspor menunjukkan adanya pergeseran fokus strategi perusahaan. Tidak hanya bergantung pada model lama, produsen mulai menawarkan produk yang lebih segar dan relevan dengan tren pasar. Kehadiran Fronx diharapkan mampu menarik minat konsumen Pakistan, terutama di segmen kendaraan penumpang yang tengah mengalami pertumbuhan.

Jika menilik data dari Gaikindo, ekspor kendaraan ke Pakistan sebelumnya sempat mengandalkan model Wagon R. Catatan terakhir menunjukkan bahwa pengiriman Wagon R ke Pakistan terjadi pada Februari lalu. Pada periode tersebut, total unit yang dikirimkan tercatat sebanyak 96 unit, menjadi pengapalan terakhir untuk model tersebut hingga saat ini.

Setelah pengiriman pada Februari tersebut, data Gaikindo menunjukkan tidak ada lagi aktivitas ekspor Wagon R ke Pakistan. Jumlah ekspor tercatat nihil dalam bulan-bulan berikutnya. Kondisi ini menandakan adanya jeda atau perubahan strategi ekspor, yang kemungkinan dipengaruhi oleh dinamika pasar, permintaan konsumen, maupun kebijakan di negara tujuan.

Dengan berhentinya ekspor Wagon R dan rencana masuknya Fronx, terlihat adanya upaya pembaruan portofolio ekspor. Langkah ini dapat dimaknai sebagai penyesuaian terhadap kebutuhan pasar Pakistan yang terus berkembang. Melalui pengiriman CKD Fronx, perusahaan berharap dapat menjaga keberlanjutan ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar internasional.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 1217
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net