| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
02 November 2025
HEADLINE - MOBIL
Ada Logo Geely Di Aletra L8, Ini Maksud Dan Alasannya
![]() Mencantumkan nama Geely meningkatkan kepercayaan konsumen karena Geely dikenal memiliki standar tinggi dalam produksi kendaraan dan reputasi global yang kuat. Aletra Mobil Nusantara kini dikenal sebagai salah satu pemain baru di pasar kendaraan listrik Indonesia melalui produk andalannya, Aletra L8 EV. Medium MPV listrik berkapasitas tujuh penumpang ini dipasarkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan mobil ramah lingkungan dengan kabin luas dan fitur modern. Namun, ada satu hal yang menarik perhatian publik, yakni beberapa bagian mobil Aletra L8 EV masih menampilkan logo Geely, salah satu raksasa otomotif asal Cina. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan seputar hubungan antara Aletra dan Geely, mengingat keduanya merupakan entitas berbeda di Tanah Air. Hubungan Kolaboratif Melalui Livan Auto Menanggapi hal tersebut, Christo Antyo, Product Manager Aletra, menjelaskan bahwa keberadaan nama Geely bukan tanpa alasan. “Memang kami berpartner dengan Geely. Produknya dari Geely, tetapi kami melakukan pengembangan sendiri,” ujarnya di Magelang beberapa waktu lalu. ![]() Aletra L8 Christo menambahkan bahwa kemitraan ini dijalankan melalui Livan Auto, anak perusahaan Geely Group, yang menjadi mitra strategis Aletra. Bahkan di akun resmi Instagram Aletra, tercantum tulisan “A Strategic Partner of Livan Auto-Geely Group” sebagai bentuk transparansi kolaborasi tersebut. Pertimbangan Reputasi dan Kualitas Produksi Menurut Niken Mahari, General Manager Marketing Department Aletra, penggunaan nama Geely telah menjadi bagian dari strategi sejak awal kerja sama. “Kami tahu bagaimana Geely memproduksi kendaraan dengan standar tinggi. Dengan mencantumkan nama Geely, justru akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk kami,” jelasnya. Ia menilai bahwa reputasi Geely sebagai salah satu produsen global yang telah mengakuisisi merek ternama seperti Volvo merupakan faktor penting dalam memperkuat citra Aletra di pasar otomotif nasional. ![]() Aletra L8 Kolaborasi Tidak Langsung di Indonesia Meski memiliki hubungan erat, Aletra dan Geely tidak menjalin kerja sama langsung di Indonesia. Kolaborasi keduanya dilakukan melalui Livan Auto, yang berada di bawah Zhejiang Geely Holding Group (ZGH). Konglomerasi besar asal Tiongkok ini menaungi sejumlah merek otomotif internasional seperti Zeekr, Lynk & Co, Lotus, Volvo Cars, Polestar, dan Smart. Di sisi lain, Aletra Mobil Nusantara beroperasi di bawah PT Sinar Armada Globalindo (SAG) dan telah menjalin kemitraan dengan Livan Auto sejak tahun 2023. Tujuan utamanya adalah menghadirkan teknologi kendaraan listrik yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Perakitan Lokal dan Komitmen TKDN Untuk mendukung kebijakan Pemerintah, Aletra menggandeng PT Handal Indonesia Motor sebagai mitra perakitan lokal. Langkah ini memungkinkan Aletra memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen dan memperoleh insentif pajak 10 persen dari Pemerintah. Proses perakitan dalam negeri juga menunjukkan keseriusan Aletra dalam mendukung industri otomotif nasional dan meningkatkan daya saing produk lokal di segmen kendaraan listrik. ![]() Aletra L8 Fasilitas R&D di Alam Sutera Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Aletra telah mendirikan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) di Alam Sutera, Tangerang. Fasilitas ini berfungsi untuk melakukan re-development produk agar sesuai dengan preferensi dan kondisi pasar Indonesia. Penyesuaian yang dilakukan meliputi dimensi kabin, penambahan konfigurasi tujuh kursi, hingga penerapan teknologi modern seperti layar LED 12,4 inci dan ambient light 72 warna. Semua ini dirancang agar Aletra L8 EV dapat memenuhi ekspektasi konsumen Indonesia terhadap mobil listrik modern dan fungsional. Langkah Strategis di Pasar EV Nasional Melalui kolaborasi strategis bersama Livan Auto yang merupakan bagian dari keluarga besar Geely Group, Aletra berupaya memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan listrik nasional. Strategi ini bukan hanya menekankan teknologi canggih, tetapi juga memastikan adaptasi produk yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan pasar Indonesia. Sumber : carvaganza.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
