| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
15 Oktober 2025
SPORTS - MOBIL
Panen Hujatan, Stroll Coba Hidup Di Dunianya Sendiri
![]() Lance Stroll buka-bukaan tentang kritik, kebencian yang didapatnya di jagad maya, dan bagaimana ia belajar menghadapinya sepanjang karier di F1. Lance Stroll telah menjalani seluruh kariernya dengan ransel yang lebih berat daripada kebanyakan pebalap Formula 1. Bukan hanya karena tuntutan kejuaraan, tetapi juga karena label yang telah menemaninya sejak debutnya pada 2017, yakni "pebalap bayaran". Delapan musim kemudian, pebalap Aston Martin itu memutuskan untuk berbicara secara terbuka tentang kebencian dan kritik yang diterima sepanjang karier. Seringkali hal itu bukan dipicu penampilan, tetapi karena nama keluarga pebalap Kanada tersebut. Dalam sebuah wawancara untuk saluran resmi Aston Martin sebagai bagian dari seri "Unearth Your Greatness", Stroll menjadi lebih manusiawi dari sebelumnya. Kadang-kadang hampir menangis, ia merenungkan tekanan bertubi-tubi dan bagaimana belajar untuk mengelolanya. "Saya mencoba melihatnya sebagai kebisingan. Jika saya menanggapinya dengan serius, tentu saja hal itu memengaruhi saya, tetapi saya beruntung memiliki orang-orang di sekitar saya yang saya cintai, yang saya percayai, dan yang pendapatnya saya hormati dan hargai," jelasnya. Sejak memulai debutnya bersama Williams bersama Felipe Massa, Stroll telah menjadi salah satu pebalap yang paling banyak dipertanyakan di grid. Fakta bahwa ayahnya, Lawrence Stroll, adalah pemilik tim Aston Martin (sebelumnya Racing Point), telah memicu narasi yang tidak pernah bisa dilepaskan oleh pebalap asal Kanada ini. Kariernya juga menunjukkan bahwa ia tidak mengalami perjalanan yang mudah. Stroll pernah berbagi garasi dengan juara dunia seperti Sebastian Vettel dan Fernando Alonso, serta pebalap yang sudah terbukti seperti Sergio Perez dan Massa sendiri. Respons berubah drastis Dengan tiga podium, satu pole position dan lebih dari 320 poin dalam kariernya, Stroll sadar bahwa sejarah F1-nya tidak hanya ditentukan oleh hasil."Orang-orang sangat picik. Jika Anda memiliki beberapa balapan yang bagus, Anda hebat. Jika Anda memiliki beberapa balapan yang buruk, Anda payah. Hal itu tidak akan pernah berubah," akunya pasrah. Strategi Stroll adalah fokus pada suara-suara yang benar-benar penting. "Berada di sekitar orang-orang penting, hargai pendapat orang-orang yang Anda cintai dan percayai. .... Itulah kuncinya. Jangan menerima kritik dari seseorang yang tidak akan Anda terima nasihatnya," tuturnya. ![]() Lance Stroll, Aston Martin Racing Di luar aspek pribadi, Stroll juga berbicara tentang pelajaran yang diajarkan olahraga ini pada saat-saat sulit. "Kita bisa berbicara tentang podium dan posisi terdepan, tetapi mari kita bicara tentang kekalahan juga. Saya pikir di situlah Anda belajar paling banyak tentang diri Anda sendiri, di mana Anda tumbuh sebagai pribadi, sebagai atlet dan sebagai pebalap," ia merenung. Ia menambahkan dengan dewasa, "Dalam olahraga, seperti halnya apa pun yang Anda lakukan, akan ada pasang surut. Anda harus menerimanya sebelum musim dimulai. Saya selalu berpikir, akan ada hari baik dan hari buruk, dan saya harus menerimanya sekarang. Mungkin karena hal ini, dan meskipun menjadi salah satu pebalap yang paling banyak dikritik di grid, Stroll tampaknya telah menemukan kedamaian batin."Kita semua menyukai perayaan sampanye, tetapi di saat-saat sulit itulah kita benar-benar belajar siapa diri kita dan bertumbuh," pungkasnya. Lance Stroll telah belajar untuk hidup dengan kebisingan. Ketika banyak orang terus menilainya berdasarkan nama belakangnya, pebalap asal Kanada ini mulai menentukan jalurnya sendiri di Formula 1. Jalur di mana keheningan lebih berharga daripada kritik apa pun. Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
