PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
09 Oktober 2025
HEADLINE - MOBIL
Pemerintah Inggris Turun Tangan Bantu Pemasok Hadapi Serangan Siber


Jaguar Land Rover (JLR) tengah menghadapi krisis besar setelah serangan siber masif sejak awal September melumpuhkan operasionalnya. Gangguan ini memaksa pabrikan  mobil mewah milik Tata Motors dari India itu memperpanjang penutupan pabrik hingga Oktober. JLR memiliki tiga pabrik utama di Inggris yang biasanya memproduksi sekitar 1.000 mobil per hari.

Dampak serangan siber tersebut sangat menghantam bisnis JLR. Menurut BBC yang diteruskan Reuters, beberapa waktu yang lalu, perusahaan diperkirakan kehilangan sekitar 50 juta poundsterling (sekitar Rp1,1 triliun) setiap minggunya, sementara sebagian besar dari 33.000 karyawan terpaksa dirumahkan.

Kondisi ini juga menyeret para pemasok komponen ke situasi kritis. Komite parlemen melaporkan bahwa banyak pemasok kecil hanya memiliki cadangan kas untuk bertahan satu minggu sebelum kehabisan uang. Pemasok yang lebih besar diprediksi mulai kesulitan dalam dua minggu ke depan, dengan ketidakpastian mengenai pembayaran gaji karyawan menjelang akhir Oktober.


Mike Hawes, kepala badan perdagangan otomotif Inggris SMMT, memperingatkan, “Dampak serangan siber pada rantai pasok dan industri yang bergantung padanya sangat parah dan belum diketahui durasinya.”

Pemerintah Siapkan Skema Dukungan
Melihat potensi dampak yang semakin luas, Pemerintah Inggris bergerak cepat. Menteri Negara untuk Bisnis dan Perdagangan, Peter Kyle, bersama Menteri Perindustrian, Chris McDonald, telah mengunjungi fasilitas JLR untuk membahas langkah restart produksi dan strategi penyelamatan rantai pasokan.

“Kami punya dua prioritas—membantu Jaguar Land Rover kembali beroperasi secepat mungkin, dan menjaga kesehatan jangka panjang rantai pasokan,” kata McDonald. Menurut sumber Pemerintah, beberapa opsi dukungan sedang dipertimbangkan, di antaranya:

Pembelian Komponen: Pemerintah bisa membeli suku cadang dari pemasok untuk membantu arus kas hingga JLR kembali berproduksi penuh. Pinjaman yang Dijamin Pemerintah: Opsi lain adalah menyediakan pinjaman dengan jaminan negara, meskipun ide ini disebut kurang menarik bagi sebagian pemasok.

JLR Mulai Pulihkan Sistem dan Prioritaskan Pembayaran Dalam pernyataan resmi, JLR menyebut sebagian sistem penting, termasuk pasokan suku cadang global dan keuangan grosir, sudah kembali online. “Kami bekerja untuk menyelesaikan pembayaran kepada para pemasok secepat mungkin,” ujar juru bicara JLR.

Pejabat keuangan Tata Motors, P B Balaji, menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen membantu mitra pemasok yang paling rentan dan menyelesaikan semua pembayaran tertunda dalam beberapa minggu mendatang. Kini, seluruh mata industri otomotif Inggris menunggu keputusan Pemerintah terkait skema bantuan yang akan menentukan nasib para pemasok kecil di tengah krisis ini.

Sumber : voi.id
viewed :: 1279
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net