| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
20 September 2025
HEADLINE - MOBIL
Lima Pabrikan Tarik 40.000 Kendaraan Karena Komponen Bermasalah
![]() Hyundai Motor Co., Ford Sales Service Korea, dan tiga pabrikan otomotif lainnya akan secara sukarela melakukan penarikan (recall) lebih dari 40.000 kendaraan untuk memperbaiki berbagai cacat keselamatan, demikian diumumkan Kementerian Perhubungan Korea Selatan, beberapa waktu yang lalu. Lima perusahaan otomotif besar, termasuk DNA Motors, Mercedes-Benz Korea, dan Stellantis Korea, dilaporkan akan menarik ribuan kendaraan dari pasar. Total kendaraan yang ditarik mencapai 40.380 unit dan mencakup 16 model yang berbeda. Informasi ini disampaikan langsung oleh kementerian terkait yang bertugas mengawasi keselamatan transportasi. Penarikan massal ini dilakukan untuk mencegah potensi risiko keselamatan yang bisa membahayakan pengemudi maupun penumpang. Dalam dunia otomotif, recall menjadi langkah penting demi menjaga kepercayaan konsumen. Kementerian menjelaskan bahwa setiap model yang terlibat telah teridentifikasi memiliki kelemahan pada komponen tertentu. Salah satu masalah yang cukup serius terdapat pada Hyundai Palisade. SUV populer ini diketahui memiliki latch atau kait kap mesin yang lemah. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi membuat kap mesin terbuka secara tiba-tiba saat kendaraan melaju, sehingga bisa membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lain. Selain itu, Ford Explorer yang termasuk dalam daftar penarikan juga ditemukan memiliki baut pengunci sabuk pengaman yang cacat. Sabuk pengaman merupakan komponen krusial untuk keselamatan, sehingga kerusakan sekecil apa pun bisa menimbulkan risiko fatal ketika terjadi kecelakaan. DNA Motors pun tak luput dari sorotan. Produk sepeda motor UHR125 buatan mereka ternyata mengalami masalah pada sensor. Gangguan sensor ini bisa berdampak langsung terhadap performa kendaraan, termasuk stabilitas dan keamanan dalam pengoperasian sehari-hari. Mercedes-Benz Korea turut menghadapi masalah pada model GLC 300 4MATIC. Bagian sistem kemudi kendaraan ini dilaporkan kendur, sehingga berpotensi mengurangi kontrol pengemudi. Dalam kondisi darurat, kelemahan pada sistem kemudi dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan serius. Sementara itu, Stellantis Korea harus menarik Jeep Wrangler karena ditemukannya kabel antena yang rusak. Walau terdengar sepele, kerusakan kabel antena bisa berpengaruh pada fungsi komunikasi dan sistem elektronik kendaraan yang terhubung dengan komponen lainnya. Kementerian menegaskan bahwa langkah recall ini merupakan bagian dari kewajiban produsen untuk memastikan keamanan produk mereka. Setiap pemilik kendaraan yang terdampak diharapkan segera melakukan pemeriksaan agar masalah dapat ditangani sebelum menimbulkan risiko lebih besar. Para pemilik bisa mengecek apakah mobil atau motor mereka termasuk dalam program penarikan ini. Pemerintah telah menyediakan situs resmi di www.car.go.kr untuk memudahkan masyarakat. Menurut laporan Yonhap, informasi ini sudah diumumkan sejak beberapa waktu lalu agar publik segera melakukan pengecekan. Sumber : otomotif.antaranews.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
