PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
16 September 2025
HEADLINE - MOBIL
Jetour Buka Kemungkinan Bawa Model PHEV Ke Pasar Otomotif Indonesia


Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan di Indonesia terus meningkat. Tidak hanya mobil listrik murni, segmen hybrid hingga plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) kini juga semakin ramai dengan hadirnya banyak pemain baru.

Jetour Indonesia ternyata berencana untuk main di segmen tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia, Moch. Ranggy Radiansyah. “Jetour memiliki roadmap tingkat global yang memasukkan tipe ICE, PHEV, dan EV dalam rangkaian produknya, sehingga setiap kendaraan yang hadir relevan dengan kebutuhan konsumen di berbagai segmen,” katanya, saat dihubungi VOI, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk di Indonesia sendiri saat ini Jetour memperkenalkan model bermesin ICE terlebih dahulu, lalu ke depannya seiring kesiapan infrastruktur dan adopsi kendaraan elektrifikasi yang meningkat. “Kami akan menilai dan menyesuaikan strategi untuk menghadirkan model hybrid atau elektrifikasi yang sesuai dengan pasar lokal,” tambahnya.


Seperti diketahui, saat ini Jetour memiliki beberapa line up mobil. Mulai dari Dashing hingga X70 Plus. Merek asal China ini juga telah membuka selubung mobil listriknya yaitu T2, satu lagi T1 yang sedang diuji jalan di Indonesia.

Jetour, sebagai salah satu produsen otomotif yang tengah berkembang pesat, semakin mencuri perhatian dengan rencana ekspansinya ke pasar global. Kehadiran mereka selalu dinantikan karena strategi yang berani dalam menawarkan produk baru yang inovatif. Tidak hanya mengandalkan desain menarik, Jetour juga berupaya menghadirkan teknologi modern yang mampu bersaing di industri otomotif dunia.

Rencana penetrasi Jetour di berbagai segmen semakin diperkuat dengan komitmen mereka untuk menghadirkan model-model terbaru yang relevan dengan kebutuhan pasar. Hal ini mencakup segmen kendaraan hybrid yang kini menjadi tren utama di banyak negara. Dengan fokus pada efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan, langkah Jetour bisa menjadi strategi tepat untuk memperkuat posisi mereka.

Selain hybrid, Jetour juga menyiapkan gebrakan lain di pasar PHEV atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle. Segmen ini dianggap menjanjikan karena menawarkan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang ingin merasakan teknologi elektrifikasi tanpa meninggalkan kenyamanan penggunaan mesin konvensional. Dengan strategi ini, Jetour memperlihatkan bahwa mereka peka terhadap perubahan preferensi konsumen.

Perjalanan Jetour menghadirkan mobil baru tentu akan menjadi sorotan menarik, terutama mengingat persaingan ketat dengan brand besar lain. Namun, keberanian mereka masuk ke segmen hybrid hingga PHEV menandakan visi jangka panjang untuk menjadi pemain penting di era elektrifikasi. Inovasi yang mereka bawa bisa membuka peluang besar dalam memperluas jangkauan pasar.

Tidak hanya soal teknologi, penetrasi Jetour di segmen ini juga dapat memicu dinamika baru dalam industri otomotif. Kehadiran model-model hybrid dan PHEV dari Jetour berpotensi memberikan alternatif segar bagi konsumen yang mencari kendaraan hemat energi dengan harga lebih kompetitif dibandingkan brand mapan. Hal ini bisa mengubah peta persaingan di pasar global.

Dengan semua rencana ambisius tersebut, tentu sangat menarik menantikan langkah nyata Jetour dalam waktu dekat. Apakah strategi mereka menghadirkan hybrid hingga PHEV akan sukses menarik hati konsumen? Jawabannya akan terlihat setelah peluncuran resmi dan penerimaan pasar terhadap produk-produk terbaru mereka yang menjanjikan keunggulan teknologi sekaligus daya tarik desain.

Sumber : voi.id
viewed :: 1205
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net