PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
02 September 2025
HEADLINE - MOBIL
BYD: Merek Mobil Listrik Terlaris Di Indonesia


Tak butuh waktu lama bagi BYD Motor Indonesia, menjadi merek mobil listrik terlaris di Indonesia, setidaknya hingga Juli 2025. Jenama asal Tiongkok ini, hingga pertengahan 2025, bahkan mampu menguasai sekitar 54% pangsa pasar mobil listrik nasional.

“Dari data 2025, tengah tahun pertama (pangsa pasar EV) sudah mencapai hampir 10%, dan BYD itu kontribusi sekitar 54%,” ujar Luther Pandjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia, di sela-sela media test drive BYD Atto 1 di Yogyakarta.

Lanjut Luther, pertumbuhan penjualan BYD yang cukup signifikan ini, memang tak lepas dari produk-produk yang inovatif. Salah satunya, adalah kehadiran Atto 1, yang diyakini mampu memperluas pangsa pasar BYD di Tanah Air. Selain itu juga, adalah pendekatan vertical integration yang memungkinkan efisiensi produksi.


Selain memperluas jangkauan produk di pasar Indonesia, BYD juga menaruh perhatian serius terhadap pengembangan jaringan penjualannya. Perusahaan ini tidak hanya ingin fokus di kota-kota besar, melainkan juga mulai menargetkan wilayah di luar Jabodetabek. Strategi ini dilakukan agar masyarakat di berbagai daerah memiliki akses lebih mudah untuk membeli produk BYD, sekaligus mendapatkan layanan purna jual yang memadai.

Upaya memperluas jaringan dealer ini dianggap sebagai langkah penting untuk memperkuat eksistensi BYD di Indonesia. Dengan jaringan distribusi yang luas, perusahaan bisa lebih dekat dengan konsumen, baik dari sisi penjualan maupun pelayanan. Kehadiran dealer baru di daerah diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, sekaligus mendukung penetrasi pasar kendaraan listrik yang semakin berkembang pesat.

Hingga saat ini, progres pembangunan dealer BYD berjalan sesuai rencana. Luther, perwakilan BYD, menyebutkan bahwa target hingga akhir tahun adalah menghadirkan 100 dealer di seluruh Indonesia. Saat ini, jumlah yang sudah terbangun mencapai 53 dealer. Angka tersebut menunjukkan bahwa setengah dari target telah terealisasi, dan pembangunan dealer baru akan terus dilakukan secara bertahap.

Langkah ekspansi ini bukan sekadar menambah jumlah dealer, melainkan juga menyebarkan jaringan ke daerah-daerah yang sebelumnya belum terjangkau. Dengan begitu, konsumen di luar kota besar akan lebih mudah mendapatkan akses terhadap kendaraan listrik BYD. Ekspansi ini juga menjadi wujud keseriusan BYD dalam mendukung perkembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di seluruh penjuru negeri.

Selain memperluas jaringan dealer, BYD juga menyiapkan strategi untuk memperkuat ekosistem pendukung kendaraan listrik. Salah satu fokus utama adalah menghadirkan infrastruktur pengisian daya yang memadai. Perusahaan menyadari bahwa keberadaan charging station, terutama pengisian cepat, menjadi faktor penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di masyarakat luas.

Pembangunan fasilitas pengisian daya cepat ini direncanakan akan tersedia di setiap dealer BYD. Dengan begitu, konsumen tidak hanya mendapatkan layanan penjualan dan perawatan, tetapi juga kemudahan untuk mengisi daya kendaraan listrik mereka. Kehadiran fasilitas ini diyakini dapat meningkatkan rasa percaya diri konsumen dalam beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

Kombinasi antara perluasan jaringan dealer dan penguatan infrastruktur pengisian daya menjadikan strategi BYD lebih komprehensif. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada menjual produk, tetapi juga membangun ekosistem yang berkelanjutan. Dengan strategi tersebut, BYD berharap dapat mempercepat transisi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 1265
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net