| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
02 September 2025
HEADLINE - MOBIL
Ford Mau Ikutan Jual Mobil Listrik Rp 400 Jutaan
![]() Ford tengah menyiapkan era baru kendaraan listrik (EV) terjangkau. Pabrikan asal Amerika Serikat ini, sedang mengembangkan platform EV universal yang akan melahirkan sejumlah model baru dengan harga mulai dari US$ 30.000 atau sekitar Rp 450 juta. Model pertama yang bakal hadir adalah sebuah pikap listrik berukuran menengah, yang dijadwalkan meluncur pada 2027. Disitat dari Autocar, CEO Ford, Jim Farley, menjelaskan bahwa platform baru ini menjadi pondasi untuk berbagai kendaraan masa depan, mulai dari pickup, crossover, hingga SUV dengan tiga baris kursi. Farley juga mengklaim pikap listrik ini akan lebih cepat dari Mustang twin-turbo, memiliki jangkauan baterai yang mengejutkan, mampu menyuplai listrik untuk rumah selama enam hari, serta menawarkan kabin lebih luas daripada Toyota RAV4. Untuk mewujudkan rencana ambisiusnya di pasar kendaraan listrik, Ford telah mengalokasikan dana besar hampir US$ 2 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk merombak pabrik mereka di Louisville, Kentucky. Tujuan utama dari investasi ini adalah meningkatkan efisiensi produksi kendaraan listrik sehingga Ford dapat bersaing dengan produsen otomotif lain yang juga tengah agresif mengembangkan teknologi serupa. Pabrik Louisville sendiri memegang peranan penting dalam rantai produksi Ford. Dengan adanya perombakan besar-besaran, fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan EV dalam jumlah besar dengan standar kualitas tinggi. Transformasi ini juga akan mempercepat langkah Ford dalam memenuhi target elektrifikasi yang sudah dicanangkan untuk beberapa tahun mendatang. Selain fokus pada produksi, investasi sebesar US$ 2 miliar ini juga memberikan dampak positif pada tenaga kerja. Setidaknya ada sekitar 2.200 pekerjaan yang berhasil dipertahankan melalui proyek perombakan pabrik tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa strategi elektrifikasi Ford tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan keberlanjutan lapangan kerja. Investasi di Louisville merupakan bagian dari total dana hampir US$ 5 miliar yang digelontorkan Ford. Dana besar ini tidak hanya terbatas pada perombakan pabrik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas baterai baru. Dengan langkah ini, Ford berharap dapat mengendalikan rantai pasok baterai, yang merupakan komponen vital dalam produksi kendaraan listrik. Pembangunan fasilitas baterai baru di Michigan menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Dengan memiliki fasilitas produksi baterai sendiri, Ford akan lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan produksi EV. Hal ini juga akan mengurangi ketergantungan pada pemasok luar, sehingga perusahaan dapat lebih fleksibel dalam menghadapi dinamika pasar global. Langkah investasi besar ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Ford dalam persaingan kendaraan listrik global. Dengan infrastruktur yang lebih efisien dan rantai pasok yang lebih kuat, Ford memiliki peluang besar untuk menyaingi kompetitor utama seperti Tesla maupun produsen otomotif asal Asia. Strategi ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis Ford di era elektrifikasi. Secara keseluruhan, alokasi dana hampir US$ 5 miliar yang dijalankan Ford bukan hanya soal ekspansi, tetapi juga transformasi mendasar. Perombakan pabrik di Louisville dan pembangunan fasilitas baterai di Michigan menjadi bukti nyata komitmen Ford untuk beradaptasi dengan perubahan besar di industri otomotif. Langkah ini menegaskan bahwa Ford siap menjadi pemain utama di era kendaraan listrik. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
