PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
01 September 2025
HEADLINE - MOBIL
JLR Buka Ladang Surya Raksasa Di Markasnya, Setara 36 Lapangan Bola


Raksasa otomotif Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), kini semakin serius dalam transisi menuju energi bersih. Perusahaan baru saja meresmikan ladang panel surya raksasa di markas besarnya di Gaydon, Inggris. Tujuannya jelas: mengurangi biaya operasional akibat fluktuasi harga energi dan menekan jejak karbon.

Proyek yang dikerjakan sepanjang musim panas ini mencakup area seluas 26 hektar, setara dengan 36 lapangan sepak bola. Inisiatif besar ini menjadi tonggak awal dari tiga proyek energi surya yang akan dibangun di Inggris. Dengan skala yang luas, proyek ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menunjukkan komitmen serius terhadap transisi menuju sumber daya berkelanjutan.

Menurut rilis resmi pabrikan, kapasitas ladang surya ini mencapai 18MW. Dengan daya sebesar itu, instalasi ini mampu menyuplai hingga 31 persen kebutuhan energi di fasilitas Gaydon. Lokasi tersebut merupakan pusat penting yang menampung kegiatan desain, teknik, serta penelitian dan pengembangan global JLR. Dukungan energi bersih tentu akan memperkuat peran fasilitas ini dalam menciptakan teknologi otomotif masa depan.


Tidak hanya fokus pada penyediaan energi, proyek ini juga memperhatikan aspek lingkungan. Di bawah dan di sekitar panel surya, JLR berupaya menjaga serta meningkatkan keanekaragaman hayati. Mereka menanam bunga liar, sekaligus memulihkan pagar tanaman yang ramah bagi burung dan serangga penyerbuk. Langkah ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan tidak hanya menyentuh sisi energi, tetapi juga ekosistem secara keseluruhan.


Inisiatif Besar di Seluruh Dunia
Komitmen JLR pada energi terbarukan tidak berhenti di Gaydon. Sebuah instalasi panel surya atap yang diperluas di Pusat Manufaktur Propulsi Listrik (EPMC) Wolverhampton akan selesai pada musim gugur ini. Dengan lebih dari 18.000 panel surya, instalasi ini akan menjadi yang terbesar di pabrik otomotif Inggris.

Sistem baru berkapasitas 10.7MW ini akan menghasilkan sekitar 9.512 MWh listrik setiap tahun, cukup untuk menyuplai lebih dari 3.500 rumah. Dengan tambahan ini, kapasitas surya gabungan akan memenuhi hampir 40 persen kebutuhan energi pabrik, mendukung produksi unit penggerak listrik dan baterai untuk kendaraan generasi berikutnya.

Sementara di China, usaha patungan JLR, CJLR, juga telah meningkatkan swasembada energi dengan ekspansi instalasi surya atap berkapasitas 20MW. Sejak beroperasi pada Mei 2025, fasilitas manufaktur ini telah menghasilkan lebih dari 50 persen konsumsi energi bulanan mereka.

Selanjutnya, pada tahun 2026, JLR akan memasang lebih dari 10MW parkir surya (solar car ports) di pabrik Merseyside, menjadikannya parkir surya terbesar di Inggris. Struktur kanopi ini akan memberikan tempat parkir terlindung sekaligus mengisi daya kendaraan listrik bagi karyawan dan pengunjung.

Chief Sustainability Officer JLR, Andrea Debbane, menyatakan, "Pencapaian ini penting karena secara langsung mengurangi emisi operasional global kami dan membantu kami lebih dekat ke tujuan net-zero, sambil memberikan nilai nyata hari ini dan untuk jangka panjang."

JLR berkomitmen untuk memenuhi setidaknya sepertiga dari kebutuhan energi globalnya dari sumber terbarukan di lokasi atau dekat lokasi pabrik pada tahun 2030. Hingga saat ini, JLR telah berhasil mengurangi emisi operasional sebesar 23,4 persen dari target awalnya.

Inisiatif ini sejalan dengan pernyataan Menteri Perindustrian Inggris, Sarah Jones, yang menyebut JLR sebagai pemimpin dalam mendukung Inggris menjadi "superpower energi bersih." JLR terus menjajaki solusi energi terbarukan lainnya, termasuk tenaga angin dan hidrogen, untuk mencapai masa depan yang lebih berkelanjutan

Sumber : voi.id
viewed :: 1227
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net