PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
04 Agustus 2025
HEADLINE - MOBIL
Nissan Recall Hampir 440 Ribu Kendaraan Di AS, Ini Biang Masalahnya


Kabar kurang baik datang dari Nissan. Pasalnya, pabrikan otomotif ternama dari Jepang ini mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 443.899 unit di Amerika Serikat (AS). Dilaporkan Reuters, beberapa waktu yang lalu, adanya kegagalan pada mesin disebut sebagai biang keladi dari pemicu recall tersebut. 

Perusahaan telah mengidentifikasi potensi cacat produksi pada beberapa komponen mesin di kendaraan, yang dapat menyebabkan kerusakan mesin atau kegagalan total, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut model yang terdampak memiliki mesin 1,5 liter dan 2,0 liter terdiri dari Rogue keluaran tahun 2021-2024 dan Altima tahun 2019-2020 serta mobil bermerek premium Infiniti yakni QX55 2022 dan QX50 model tahun 2019-2022.


Meskipun jumlah kendaraan yang terdampak recall terbilang cukup besar, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut bahwa estimasi kendaraan yang benar-benar mengalami cacat hanya mencapai sekitar 1,2 persen dari total populasi kendaraan yang termasuk dalam daftar penarikan. Persentase ini menunjukkan bahwa meskipun kampanye recall dilakukan secara luas, hanya sebagian kecil unit yang benar-benar memiliki potensi masalah pada komponen tertentu.

Nissan pun mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar recall untuk segera membawa mobil mereka ke dealer resmi terdekat. Di sana, teknisi akan melakukan tindakan pencegahan dengan cara menurunkan bak oli guna memeriksa kondisi bagian dalam mesin secara menyeluruh. Tindakan ini penting untuk memastikan tidak ada kerusakan serius yang bisa membahayakan keselamatan maupun kinerja kendaraan di kemudian hari.

Jika terdeteksi adanya serpihan logam, pabrikan akan memperbaikinya yang kemungkinan besar bakal mengganti komponen mesinnya. Jika bak bersih, teknisi akan memasangnya kembali dan mempersilakan pemilik membawa pulang kendaraannya dengan mesin yang sehat.

Karena kendaraan yang terdampak ialah bertipe dua mesin berbeda, prosesnya tentu dilakukan tidak sama. Misalnya, mesin 2.0 liter hanya mendapatkan oli baru, tetapi mesin 1.5 liter juga mendapatkan paking bak oli baru dan modul kontrol mesin yang diprogram ulang.

Selain itu, Nissan menyatakan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima laporan apa pun terkait kecelakaan yang disebabkan oleh permasalahan ini. Hal ini memberikan sedikit kelegaan bahwa sejauh ini dampaknya belum menimbulkan konsekuensi serius di jalan raya atau lingkungan pengguna kendaraan yang terdampak recall tersebut.

Tak hanya kecelakaan, Nissan juga menegaskan bahwa tidak ada laporan mengenai cedera yang diterima terkait dengan potensi cacat pada kendaraan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada indikasi masalah teknis, belum ada kasus langsung yang berdampak terhadap keselamatan fisik pengguna atau penumpang.

Lebih lanjut, Nissan juga memastikan bahwa tidak ditemukan adanya korban jiwa akibat dari potensi permasalahan ini. Langkah antisipatif melalui recall dilakukan untuk mencegah risiko tersebut, memastikan keselamatan pengguna tetap terjaga, serta menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas dan tanggung jawab merek mereka.

Sumber : voi.id
viewed :: 1147
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net