| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
25 Juni 2025
HEADLINE - MOBIL
Subaru Tak Berencana Luncurkan Mobil Listrik Maupun 7-seater
![]() Para pembuat kendaraan sedang marak memamerkan teknologi mobil listriknya, tetapi Subaru tidak berencana meluncurkan mobil elektrik maupun 7-seater, mobil dengan tujuh tempat duduk yang diminati di pasar Indonesia. Dalam jumpa media terbatas di Jakarta, beberapa waktu yang lalu, Kepala Eksekutif Subaru Indonesia Arie Christopher mengemukakan bahwa produk Subaru punya segmen pasar khusus, konsumen yang menginginkan performa kendaraan dan pengalaman berkendara. "Konsumen Subaru itu membeli Subaru, mereka memang ingin dapat pengalaman berkendara, dan di segmen itu, mereka tidak memerlukan 7-seater, sama seperti mereka tidak menjadikan EV sebagai prioritas utama mereka," kata dia. Selain itu, Arie menjelaskan bahwa konsumen Indonesia cenderung tidak memilih Subaru sebagai kendaraan utama mereka. Dalam banyak kasus, mobil Subaru justru menjadi pilihan untuk kendaraan tambahan di luar kebutuhan utama. Ini menunjukkan bahwa pemilik Subaru biasanya telah memiliki satu atau dua mobil lain sebelumnya dan memilih Subaru karena alasan yang lebih personal atau emosional. "Yang pasti bukan mobil pertama dan bukan mobil kedua. Dari survei kita, mayoritas mobil ketiga, keempat, kelima," katanya. Hasil survei internal yang dilakukan menunjukkan bahwa konsumen Subaru di Indonesia memang tergolong dalam kategori yang sudah memiliki koleksi mobil lebih dari satu, dengan Subaru menjadi pilihan selanjutnya untuk keperluan yang berbeda. Arie juga menambahkan alasan di balik pemilihan Subaru oleh para konsumen tersebut. “Tapi, kenapa mereka memilih Subaru? Karena mereka ingin mendapatkan pengalaman yang mereka tidak dapatkan di mobil yang lain,” ujarnya. Menurutnya, Subaru menawarkan sesuatu yang unik yang tidak ditemukan pada merek kendaraan lain, terutama dari segi pengendalian, performa, dan kenyamanan. Meski tidak memiliki rencana untuk segera meluncurkan kendaraan listrik murni atau mobil tujuh penumpang, Subaru melihat adanya potensi untuk pasar kendaraan hibrida di Indonesia. Dengan pertimbangan itu, mereka mulai melakukan studi awal mengenai kemungkinan membawa teknologi tersebut ke pasar Tanah Air. "Hybrid kita ada rencana, ditunggu saja, masih dalam studi," kata Arie. Ia menegaskan bahwa meskipun belum ada kepastian jadwal peluncuran, langkah-langkah awal sedang dilakukan oleh timnya untuk menilai kesesuaian pasar Indonesia terhadap kendaraan hibrida milik Subaru. Saat ini, Subaru memang belum secara resmi menjual kendaraan hibrida di Indonesia. Namun demikian, mereka sudah cukup berpengalaman dalam mengembangkan dan memasarkan model-model hybrid di negara asalnya, Jepang. Ini menjadi modal kuat apabila kelak mereka memutuskan untuk memperkenalkan teknologi tersebut di sini. Beberapa model kendaraan hibrida yang telah dipasarkan Subaru di Jepang antara lain Subaru Crosstrek Hybrid, Rex Hybrid, dan Forester Hybrid. Produk-produk tersebut menggabungkan teknologi penggerak efisien dengan ciri khas performa dan kenyamanan berkendara yang dikenal dari Subaru, menjadikannya sangat potensial bila dibawa ke Indonesia. Sumber : otomotif.antaranews.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
