PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
24 Juni 2025
HEADLINE - MOBIL
Pasar Mobil 2024: China Unggul, Rusia Naik, RI Memprihatinkan


Tahun 2024 menjadi saksi dinamika menarik dalam peta penjualan kendaraan ringan global. Berdasarkan data terkini, yang dirangkum Car Industry Analysis dan dibagi ke platform media sosial X, beberapa waktu yang lalu, China kembali menegaskan posisinya sebagai pasar mobil terbesar di dunia dengan penjualan mencengangkan sebesar 23.567.407 unit, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dominasi Negeri Tirai Bambu ini mencerminkan kekuatan ekonomi domestik dan daya serap pasar yang sangat besar terhadap berbagai merek dan jenis kendaraan.


Di posisi kedua, ada Amerika Serikat membuktikan ketangguhannya sebagai pasar otomotif besar dengan penjualan mencapai 16.091.543 unit, tumbuh 3 persen dari tahun 2023. Meskipun berada di bawah China, angka penjualan AS tetap menunjukkan permintaan yang kuat dan preferensi konsumen yang beragam. 

India, dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, berhasil menduduki peringkat ketiga dengan penjualan 4.835.407 unit, juga mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 3 persen. Potensi pasar India yang besar menjadikannya pemain kunci yang semakin diperhitungkan dalam industri otomotif global.


Sementara Jepang, yang dikenal dengan inovasi teknologi otomotifnya, harus puas berada di posisi keempat dengan penjualan 4.376.983 unit, mengalami penurunan sebesar 8 persen. Penurunan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan demografi dan preferensi konsumen domestik. Sementara itu, Jerman mempertahankan posisinya di peringkat kelima dengan penjualan stabil di angka 3.092.372 unit. Sebagai pusat industri otomotif Eropa, performa Jerman mencerminkan kondisi pasar di kawasan tersebut.

Pergerakan paling menarik terlihat pada Brasil dan Rusia yang diberi warna hijau. Brasil menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan sebesar 14 persen dengan penjualan 2.481.421 unit, naik ke posisi keenam. Lonjakan penjualan di Brasil mengindikasikan pemulihan ekonomi dan meningkatnya daya beli masyarakat. Lebih mencengangkan lagi adalah performa Rusia yang melesat 48 persen ke posisi ke-12 dengan penjualan 1.571.272 unit. Pertumbuhan fantastis ini patut dicermati lebih lanjut, mengingat kondisi geopolitik yang sedang berlangsung.

Jatuhnya Pasar Otomotif Indonesia
Indonesia jika mengacu data di atas mengalami kontraksi penjualan yang cukup dalam, yaitu sebesar -14 persen, dengan total penjualan 793.085 unit, turun ke posisi ke-20. Data ini tak terlalu berbeda jauh jika dibandingkan data yang dilaporkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) pada 13 Januari lalu, di mana sepanjang Januari-Desember 2024 total penjualan mencapai 865.723 ribu unit. 

Untuk data retail sales atau distribusi dari dealer ke konsumen tercatat sebanyak 889.680 unit. Angka ini menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam penjualan mobil, yaitu sebesar 13,9 persen jika dibandingkan dengan pencapaian pada tahun 2023 yang tercatat mencapai 1.005.802 unit. Penurunan ini menjadi sorotan penting dalam evaluasi kinerja pasar otomotif nasional dan bisa mencerminkan tantangan yang dihadapi industri, termasuk faktor ekonomi, daya beli masyarakat, serta strategi pemasaran dan produk yang ditawarkan.

GAIKINDO juga mencatat bahwa Toyota Kijang Innova tetap mempertahankan posisinya sebagai mobil paling laris di Indonesia. Jika digabungkan, total penjualan whole sales dari dua variannya, yakni Kijang Innova Reborn dan Kijang Innova Zenix, mencapai 63.676 unit. Angka ini memperlihatkan dominasi Kijang Innova yang masih kuat di pasar otomotif nasional, terutama di segmen kendaraan keluarga yang mengutamakan kenyamanan, daya angkut, serta keandalan dalam berbagai kondisi jalan di Tanah Air.

Sementara itu, posisi kedua dalam daftar mobil terlaris diisi oleh saudara kandungnya, Toyota Avanza. Mobil serbaguna atau multipurpose vehicle (MPV) yang sudah lama dijuluki sebagai “mobil sejuta umat” ini berhasil mencatatkan angka penjualan whole sales sebanyak 55.838 unit. Capaian ini menunjukkan bahwa Toyota masih sangat mendominasi pasar MPV, dengan produk yang terus relevan dan diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan karena reputasi daya tahan, efisiensi, dan nilai jual kembali yang tinggi.

Sumber : voi.id
viewed :: 1200
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net