| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
12 Mei 2025
GARASI - MOTOR
Motor Mirip Harley China Banyak, Fans Harley Tetap Setia
![]() Industri sepeda motor premium Indonesia kini dihiasi oleh merek asal China yang memamerkan model terinspirasi dari brand Harley-Davidson. Sebagai contoh, Benelli yang kini di bawah perusahaan induk Qianjiang Motorcycle atau QJMotor memiliki lini model dari Leoncino seperti 250 dan 500. QJMotor juga memiliki lini bergaya retro klasik yang dipasarkan di tanah air, seperti SRV 250 AMT serta SRV 600 V Cruiser dengan desain lebih gagah. Meskipun para kompetitornya memiliki lini model yang menyerupai desain Harley-Davidson, PT JLM Auto Indonesia percaya diri produknya tetap diminati oleh pecinta motor touring atau jarak jauh. Sales and Marketing Director PT JLM Auto Indonesia, Irvino Edwardly mengatakan pelanggan maupun pecinta Harley-Davidson sendiri sisi emosional yang kuat terhadap kecintaannya terhadap merek tersebut. "Saya melihat pencinta Harley-Davidson melihat brand ini seperti agama, contoh beberapa orang memiliki tato Bar and Shield. Artinya, sebegitu emosionalnya pelanggan kami terhadap brand," kata Irvino saat wawancara dengan media di Kuningan, Jakarta, beberapa waktu yang lalu. Irvino menyampaikan keyakinannya bahwa Harley-Davidson memiliki kemampuan untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menilai bahwa merek legendaris ini dapat terus menciptakan sepeda motor yang relevan dan dapat diterima oleh berbagai kalangan, tanpa kehilangan esensi dan karakter khasnya yang telah dikenal secara global. Menurut Irvino, Harley-Davidson memiliki potensi besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan tetap mempertahankan daya tarik historis dan ikoniknya. Ia menambahkan bahwa strategi ini memungkinkan Harley-Davidson untuk tetap menjadi pilihan utama bagi penggemar motor, baik dari generasi lama maupun generasi baru. “Kami sangat yakin Harley-Davidson akan terus berkembang, melihat kebutuhan pasar namun tanpa menghilangkan citra klasiknya,” ujar Irvino. Ia menekankan bahwa keseimbangan antara inovasi modern dan warisan desain klasik menjadi kunci agar merek ini tetap kompetitif dan dicintai oleh para penggemarnya. Lebih lanjut, Irvino menjelaskan bahwa keberadaan Harley-Davidson selama lebih dari satu abad menjadi bukti nyata ketangguhan dan konsistensi merek ini dalam menghadapi perubahan tren industri otomotif. Dengan pengalaman lebih dari 122 tahun, Harley-Davidson dinilai memiliki fondasi kuat untuk mempertahankan posisinya di pasar global. Ia juga meyakini bahwa para pelanggan dan pecinta Harley-Davidson memiliki loyalitas tinggi terhadap merek tersebut. Menurutnya, hal ini membuat mereka tidak mudah berpaling ke merek motor lain, karena bagi banyak orang, Harley bukan hanya sekadar kendaraan, melainkan juga gaya hidup dan identitas yang telah melekat kuat. "Harley is a legendary and iconic bike, one of the oldest motorcycle, sudah hadir di dunia dari lebih dari 122 tahun. Tentunya itu bukan sesuatu yang mudah bagi suatu perusahaan bisa mempertahankan kesukaan dan animo dalam jangka waktu yang lama," pungkas Irvino. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
