| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
08 November 2025
SHOWROOM - MOBIL
Modifikasi Jeep JK Wrangler Rubicon 4 Door 2010 Bagai Efek Pandora
Proses modifikasi ibarat sebuah candu. Keberhasilan sebuah modifikasi, biasanya akan membuka lembar modifikasi lainnya. Banyak orang bilang laksana kotak Pandora, ketika pintu kotak tersebut dibuka, maka akan membuka pintu-pintu lainnya. Semua berawal dari keluhan mengenai performa mesin yang dirasa kurang mencukupi. Mesin V6 EGH Chryler 3.8 liter yang menjadi jantung JK Wrangler lansiran tahun 2010 ini dirasakan loyo, oleh Timo, begitu dia minta disapa. "Terlebih untuk keperluan stop and go, sungguh terasa sangat kurang tenaga," terangnya. Kurangnya tenaga tentu sangat menganggu bagi Timo. "Jadi terasa berat, dan tidak fun," lanjutnya. Sampai akhirnya, ia mendengar soal pemasangan supercharger yang memang dibuat khusus untuk Jeep JK. "Saya pun tergerak untuk membuktikan." Sebongkah RIPP Supercharger pun dibenamkan ke dalam komparteman mesin. Karena memang dibuat khusus untuk JK Wrangler dengan mesin V6 3.8 liter, maka pemasangannya tidak mengalami kendala. "Kehadiran supercharger mendongkrak tenaga secara signifikan. Jip menjadi sangat responsif dibanding sebelumnya," ungkap Timo. Namun sepertinya, instalasi Supercharger ini menjadi pembuka kotak pandora. "Semula, hanya ingin 'nyubit' mesin supaya lebih 'greng'. Tapi setelah terpasang, kok terasa ada hal lain yang kurang," kekehnya. Maka modifikasi pun bergeser ke arah lain. Ban besar dan kasar menjadi tamu pertama yang hadir, disusul kemudian suspensi dan perangkat lainnya. "Tentu saja, rangkaian modifikasi tersebut tidak asal pasang. Kesemuanya diukur, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan," jelas Dadi Tiayoso dari Jeep Craft Unlimited yang diserahi pengerjaan modifikasi ini. "Sebagai contoh final gir. Setelah semua ubahan dilakukan, mulai penggantian ban, penambahan winch dan perangkat lainnya, kita melakukan simulasi dan hitungan yang pas untuk menentukan rasio final gir tersebut," lanjut Dadi. "Angka 5.13 : 1 muncul setelah jip mendapatkan proporsi yang pas pada modifikasi tersebut lengkap dengan asumsi penambahan perangkat yang ada," imbuhnya. Efek Pandora pun menyisir ke bagian penampilan. Timo membalut jipnya dengan stiker hitam doff, kemudian mencopot atap kerasnya dan menggantinya dengan softop Trektop lansiran Bestop. Penampilan pun seakan disulap. Dalam sekejap, JK 4 pintu ini pun mengalami transformasi penampilan yang cukup drastis dan menjadi sangar. Apakah efek Pandora ini akan berakhir di sini? Timo pun belum bisa menjawab pasti. "Kita lihat saja nanti," kekehnya menutup perbincangan. Spesifikasi : Sasis : OEM JK Wrangler LWB Bodi : OEM JK Wrangler LWB Mesin : 3.8L V-6 OHV OEM JK Wrangler Supercharger : RIPP supercharger Hood : AEV Girboks : Ultradrive 42RLE 4 speed auto by Chrysler Corp OEM JK Transfercase : NV241 command track 2 speed part-time with 4.0 : 1 low range OEM JK Exhaust : Borla Metal Mulisha Gardan : Dana 44 (depan) : Dana 44 (belakang) Locker : axle lock OEM (depan/belakang) Final Gear : 5.13 : 1 Superior Cover gardan : ARB Per : AEV(depan)/(belakang) Suspension : AEV 3.5" Sokberker : Bilstein 5100 reservoir (depan/belakang) Pelek : American Racing ATX artillery 9 x R20 Ban : Kanati Mud Hog MT 37 x 12.5 x R20 Fender : Bushwacker pocket flare Rem : Willwood 14 inc 4 piston(depan) : standar OEM Bumper : AEV(Depan) Bumper belakang : AEV(belakang) Sidebar : Poison Spider Winch : Warn ZEON Headlamp : JW Speaker Tail light guard : Mopar Jok : Mastercraft Baja RS Jerigen : AEV Kanvas : Trektop by Bestop Bengkel : Jeep Craft Unlimited Bursa Otomotif Sunter Jl. Yos Sudarso no 12 kav 87 & 88 T: (021) 29562782 / 081381641314
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
