| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
18 Januari 2026
SPORTS - MOBIL
Max Verstappen Didukung Mercedes Untuk Impian Balap
![]() Max Verstappen telah menyatakan keinginannya untuk berlaga di Nurburgring 24 Jam pada tahun 2026, namun ada hambatan yang menghadang. Balapan ketahanan dua hari ini dijadwalkan berlangsung di antara Grand Prix Miami dan Kanada pada 16-17 Mei. Sebelum itu, Verstappen harus menyelesaikan balapan persiapan, tetapi ada masalah yang muncul. Seluruh rangkaian balapan NLS yang digelar sebelum ajang 24 Jam Nürburgring dilaporkan berbenturan langsung dengan kalender Formula 1. Bahkan seri pembuka musim harus bertabrakan dengan GP China yang berlangsung pada akhir pekan 14–15 Maret mendatang. Benturan jadwal ini menjadi sorotan karena berpotensi memengaruhi kehadiran pebalap tertentu. Salah satunya adalah Max Verstappen, yang aktivitas balapnya di lintasan GT3 terancam terganggu akibat padatnya agenda Formula 1 di periode yang sama. Tim balap GT3 milik Verstappen kini diketahui telah menjalin kemitraan dengan Mercedes. Kerja sama tersebut membuat isu jadwal ini mendapat perhatian lebih serius, karena melibatkan kepentingan pabrikan besar dengan kepemimpinan yang berpengaruh di dunia otomotif global. Menurut laporan Motorsport Total, para petinggi Mercedes telah turun tangan menyikapi situasi ini. Disebutkan bahwa Ola Kallenius selaku CEO Mercedes-Benz dan Toto Wolff termasuk pihak yang menghubungi pengelola Nürburgring terkait kemungkinan penundaan jadwal. Permintaan tersebut dikabarkan bertujuan membuka peluang bagi Verstappen untuk tetap ambil bagian dalam balapan 24 Jam. Dengan adanya penyesuaian jadwal, diharapkan tidak terjadi benturan langsung dengan agenda Formula 1 yang sudah ditetapkan sebelumnya. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi yang diambil terkait perubahan jadwal NLS. Situasi tersebut masih berada pada tahap pembahasan awal, sehingga semua kemungkinan masih terbuka dan belum mengikat pihak mana pun. Bos NLS, Mike Jager, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima permintaan terkait potensi penundaan. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut baru sebatas permintaan awal dan belum mengarah pada keputusan konkret. Jager juga menyampaikan bahwa pihak penyelenggara tengah menyelidiki berbagai kemungkinan yang ada. Setiap opsi dipertimbangkan secara menyeluruh agar tidak merugikan pihak lain yang juga terlibat dalam kalender balap tersebut. Menurutnya, keputusan akhir harus bisa berjalan adil dan masuk akal bagi semua pihak. Oleh karena itu, proses evaluasi dilakukan dengan hati-hati sebelum menentukan apakah penundaan jadwal benar-benar dapat direalisasikan. Sumber : ligaolahraga.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
