| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
29 September 2025
SPORTS - MOTOR
Race 2 R3 BLU CRU Aragon : Arai Agaska P10, Alessandro Di Persio Juara
![]() Pebalap ARCO Motor University Team, Alessandro di Persio, sukses merebut kemenangan dalam balapan kedua (Race 2) R3 BLU CRU World Cup Aragon 2025 di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada Sabtu (27/9/2025). Pebalap Italia ini diikuti oleh pebalap BLU CRU Yamaha Racing Italy, Emanuele Pastore, di posisi kedua, dan pebalap BLU CRU Yamaha Racing Asia Pacific, Kakeru Okunuki, di posisi ketiga. Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pebalap Yamaha AD78 FIM Latinoamerica, Mario Salles Neto, dan pebalap BLU CRU R3 SuperFinale, Ivan Spada. Alessandro di Persio Jadi Juara Hasil ini memastikan Di Persio meraih gelar juara lebih cepat, meski masih menyisakan satu seri terakhir di kalender balap. Kemenangan ini menegaskan konsistensi dan dominasi yang ia tunjukkan sepanjang musim. Dengan keunggulan poin yang tak terkejar lagi, pencapaiannya tersebut menjadi tonggak penting dalam kariernya, sekaligus menunjukkan kematangan strategi dan ketangguhan di lintasan. Keberhasilan mengunci gelar lebih awal juga memberikan keuntungan tersendiri bagi Di Persio. Ia bisa tampil lebih lepas di seri terakhir tanpa beban mengejar poin. Balapan di Estoril nanti dapat dijadikan ajang untuk menunjukkan performa terbaik sekaligus menutup musim dengan penuh gaya. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras tim dan pebalap berbuah hasil maksimal. Sirkuit Estoril, Portugal, yang akan menjadi tuan rumah seri pamungkas pada 10-12 Oktober 2025, terkenal dengan karakter lintasan teknis yang menuntut keterampilan tinggi. Meski gelar juara sudah di tangan, Di Persio tetap memiliki peluang untuk menambah kemenangan. Ajang ini juga bisa menjadi panggung bagi para rivalnya untuk menutup musim dengan hasil terbaik mereka. Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada pebalap muda Indonesia, Arai Agaska, yang membela BLU CRU Yamaha Racing Indonesia. Dalam balapan ini, ia berhasil finis di posisi 10. Walaupun tidak masuk enam besar, pencapaian tersebut tetap patut diapresiasi mengingat ketatnya persaingan. Bagi Arai, hasil ini menjadi langkah penting dalam membangun pengalaman dan kepercayaan diri. Finis di posisi 10 bagi Arai menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level internasional. Meski belum sepenuhnya konsisten, performa yang ia perlihatkan menandakan adanya potensi besar untuk berkembang. Dukungan tim Yamaha serta kerja kerasnya di lintasan memberi harapan bahwa ke depan ia bisa meraih posisi yang lebih baik dalam balapan-balapan penting. Hasil ini juga menegaskan pentingnya peran pebalap muda Indonesia dalam ajang balap dunia. Arai menjadi salah satu representasi generasi baru yang mampu membawa nama Indonesia bersaing di kancah internasional. Setiap poin yang dikumpulkan menjadi bagian dari proses panjang untuk memperkuat fondasi karier profesionalnya di dunia motorsport. Secara keseluruhan, akhir pekan balapan ini menghadirkan cerita menarik dari dua sisi. Di Persio sukses mengunci gelar juara dengan satu seri tersisa, sementara Arai Agaska terus berproses dengan hasil finis 10 besar. Kedua pencapaian ini sama-sama menunjukkan bahwa perjuangan, konsistensi, dan pengalaman adalah kunci utama untuk meraih prestasi di lintasan balap dunia. ![]() Sumber : bola.net
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
