| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
04 Agustus 2026
SPORTS - MOBIL
Red Bull Putuskan Lebih Awal Pengembangan F1 2026
![]() Red Bull telah berupaya keras dalam pengembangan di fase awal musim, tetapi hal ini akan berubah ketika musim kompetisi dilanjutkan. Laurent Mekies mengungkapkan bahwa Red Bull setidaknya akan memperlambat laju pengembangannya setelah jeda musim panas Formula 1, dengan tim tersebut akan ‘membuat keputusan‘ tentang strategi pastinya. Saat musim 2026 dimulai, Mercedes unggul jauh dari para pesaingnya, tetapi seiring berjalannya musim, selisih ini semakin menyempit berkat McLaren, Ferrari, dan Red Bull. Tingkat peningkatan yang dihasilkan oleh ketiga tim ini begitu tinggi sehingga kepala tim Mercedes, Toto Wolff, mempertanyakan bagaimana mereka mampu menghadirkan begitu banyak pembaruan di paruh pertama tahun ini, tetapi komentar Mekies menunjukkan bahwa hal ini akan berubah di balapan mendatang. ![]() Mekies memperkirakan Red Bull akan memperlambat pengembangan setelah musim panas "Saya tidak tahu tentang yang lain, [tetapi] yang pasti adalah pada suatu saat nanti, kita perlu mengambil keputusan tentang keseimbangan antara tahun ini dan tahun depan," katanya. "Saya memperkirakan hal itu akan terjadi lebih cepat daripada tahun lalu. Jadi, terutama mengingat peraturan yang ada, kami akan memutuskan." "Namun sejauh yang kami ketahui, kami telah melakukan pengembangan besar-besaran pada mobil antara Balapan 1 dan di sini [Hungaria], untuk mencoba memperbaiki sesegera mungkin defisit besar yang kami alami di awal." "Mungkin sulit membayangkan kita akan terus mempertahankan ritme tersebut, tetapi bagaimanapun juga, kita perlu melihat cara terbaik untuk mencoba menutup tiga persepuluh terakhir ini." ![]() Verstappen merayakan finis P2-nya di podium Red Bull menutup paruh pertama musim dengan pencapaian terbaiknya sepanjang tahun ini. Pada balapan tersebut, Max Verstappen berhasil finis di posisi kedua, hanya berada di belakang Lando Norris yang keluar sebagai pemenang. Hasil tersebut menyamai pencapaian Verstappen sebelumnya ketika finis sebagai runner-up pada Grand Prix Austria. Posisi kedua yang diraih Max Verstappen menjadi hasil terbaik Red Bull pada paruh pertama musim ini. Pebalap asal Belanda tersebut kembali mengulang hasil yang pernah diraihnya di Grand Prix Austria. Raihan tersebut memberikan penutup yang positif bagi Red Bull sebelum memasuki paruh kedua musim kompetisi Formula 1. Laurent Mekies menjelaskan bahwa prediksi tim sebelum balapan berbeda dengan hasil yang akhirnya terjadi di lintasan. Berdasarkan perhitungan awal, Red Bull memperkirakan Lando Norris dan kedua pebalap Ferrari akan memiliki keunggulan yang cukup besar dalam kondisi balapan saat itu sehingga sulit untuk dikejar. Menurut Mekies, sebelum balapan dimulai tim merasa Lando Norris bersama dua pebalap Ferrari akan berada jauh di depan berdasarkan simulasi yang mereka miliki. Itulah gambaran yang diperkirakan Red Bull mengenai jalannya balapan. Namun, perkembangan perlombaan ternyata tidak sepenuhnya berjalan sesuai prediksi tersebut. Mekies mengatakan Red Bull merasa memiliki peluang untuk bersaing dengan Mercedes dan mungkin juga Oscar Piastri selama balapan berlangsung. Keyakinan tersebut didasarkan pada prediksi performa yang dimiliki tim sebelum start. Perhitungan itu menjadi acuan Red Bull dalam menyusun strategi menghadapi persaingan di lintasan. Pada akhirnya, hasil balapan menunjukkan bahwa Red Bull mampu bersaing dengan kedua pebalap Ferrari, meskipun Lando Norris tetap tidak dapat dikejar. Menurut Mekies, perkembangan tersebut berbeda dari perkiraan awal tim. Norris tampil terlalu kuat, sedangkan Red Bull berhasil memberikan perlawanan kepada Ferrari sepanjang balapan. Sumber : crash.net
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
