| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
01 Agustus 2026
SPORTS - MOBIL
Malaysia Kembali Gelar F1, Tapi Balapannya Bernama GP Bahrain
![]() Formula 1 resmi mengumumkan kembalinya Sirkuit Sepang, Malaysia, ke kalender balap musim 2026. Namun, ada hal yang tidak biasa. Balapan yang digelar di Malaysia tersebut bukan bernama Grand Prix F1 Malaysia, melainkan tetap menggunakan nama GP Bahrain. Keputusan unik ini diambil setelah seri Bahrain yang semula dijadwalkan pada April terpaksa dibatalkan akibat konflik di Timur Tengah. Pengumuman tersebut disampaikan beberapa waktu yang lalu, bertepatan dengan akhir pekan F1 Hungaria. Formula 1, FIA, dan pengelola Sirkuit Sepang secara resmi mengonfirmasi bahwa balapan pengganti akan berlangsung pada 4 Oktober 2026 di Sepang, Malaysia. Seri ini akan ditempatkan di antara GP Azerbaijan di Baku dan GP Singapura. ![]() F1 Kanada Dengan keputusan tersebut, Sepang akhirnya kembali menggelar balapan Formula 1 untuk pertama kalinya sejak musim 2017. Kembalinya lintasan legendaris di dekat Kuala Lumpur itu sudah lama dinantikan para penggemar maupun sejumlah pebalap, mengingat karakter sirkuit yang dikenal menantang dengan kombinasi tikungan cepat dan lintasan lurus panjang. Meski digelar di Malaysia, nama resmi balapan tetap mempertahankan identitas Bahrain. Formula 1 menetapkan nama resmi acara tersebut sebagai “Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix di Malaysia.” Keputusan ini berkaitan dengan hak komersial dan sponsor utama yang tetap melekat pada Grand Prix Bahrain. CEO Formula 1 Stefano Domenicali menyambut baik solusi tersebut dan menilai langkah ini menunjukkan fleksibilitas penyelenggara dalam menghadapi situasi yang tidak terduga. “Kami dengan senang hati mengkonfirmasi bahwa Malaysia akan menjadi tuan rumah Grand Prix Bahrain pada tahun 2026. Sekali lagi, olahraga ini telah menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi, menemukan solusi, dan memberikan hasil, menciptakan momen yang menarik bagi semua orang yang mengikuti Formula 1,” kata dia. Pemindahan lokasi ini sekaligus menjawab salah satu tanda tanya terbesar dalam kalender Formula 1 musim 2026. Sebelumnya, jumlah balapan sempat berkurang dari 24 seri menjadi 22 setelah Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi dibatalkan akibat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Dengan masuknya Sepang sebagai tuan rumah F1 Bahrain, jumlah seri musim ini kembali bertambah menjadi 23 balapan. Meski demikian, Formula 1 tampaknya tidak akan mencari tanggal pengganti untuk F1 Arab Saudi. Selain jadwal yang sudah sangat padat, kondisi keamanan di kawasan tersebut juga dinilai belum cukup stabil untuk menggelar balapan. Masuknya Sepang juga menciptakan rangkaian tiga balapan beruntun di Asia pada musim gugur. Kalender Formula 1 kini menempatkan Grand Prix Azerbaijan di Baku pada 26 September, dilanjutkan F1 Bahrain di Sepang pada 4 Oktober, kemudian Grand Prix Singapura pada 11 Oktober. Perpindahan logistik dari Azerbaijan menuju Malaysia dinilai masih memungkinkan karena GP Azerbaijan digelar pada hari Sabtu, bukan Minggu. Penyesuaian jadwal itu memberi tambahan waktu bagi tim-tim Formula 1 untuk memindahkan perlengkapan menuju Sepang sebelum balapan berikutnya. ![]() Kimi Antonelli di F1 Miami 2026 Meski persoalan Grand Prix Bahrain telah terselesaikan, Formula 1 masih menghadapi ketidakpastian pada dua seri penutup musim. Grand Prix Qatar yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November dan Grand Prix Abu Dhabi pada 6 Desember masih bergantung pada perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah. Jika kondisi kawasan belum memungkinkan, Formula 1 dikabarkan telah menyiapkan sejumlah alternatif. Beberapa sirkuit di Eropa mulai disebut sebagai kandidat pengganti, termasuk Portimao di Portugal dan Imola di Italia. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai kemungkinan perubahan tersebut. Dalam pengumuman resminya, Formula 1 tetap menyatakan bahwa jadwal balapan lainnya tidak mengalami perubahan. Pernyataan tersebut juga memperkuat indikasi bahwa Grand Prix Arab Saudi tidak akan kembali masuk ke kalender Formula 1 musim 2026. Kembalinya Sepang tentu menjadi kabar menggembirakan bagi para penggemar F1 di Asia Tenggara. Meski hanya berstatus sebagai tuan rumah pengganti dan menggunakan nama GP Bahrain, balapan ini sekaligus menandai kembalinya salah satu sirkuit paling ikonik di kawasan ke kalender resmi Formula 1 setelah absen selama sembilan musim. Sumber : otodream.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
