PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
13 Mei 2026
HEADLINE - MOBIL
Gugatan ICCU Hyundai-Kia Disebut Gagal Selesaikan Masalah


Pemilik kendaraan listrik dari Hyundai Motor Company, Kia, dan Genesis Motor di Amerika Serikat dikabarkan mengajukan gugatan class action terkait masalah komponen Integrated Charging Control Unit (ICCU) yang disebut masih menyebabkan gangguan pada kendaraan.

Dilaporkan Carscoops, beberapa waktu yang lalu, sejumlah pemilik model seperti Hyundai Ioniq 5, Kia EV6, dan lini kendaraan listrik Genesis mengklaim bahwa penarikan kembali (recall) yang dilakukan sebelumnya tidak menyelesaikan masalah pengisian daya, melainkan hanya menunda kerusakan.

ICCU sendiri merupakan komponen penting yang mengatur distribusi daya antara baterai tegangan tinggi dan sistem 12 volt agar kendaraan dapat beroperasi dengan normal. Namun, ketika komponen ini mengalami kerusakan, kendaraan bisa kehilangan fungsi utama dan tidak dapat digunakan.


Meskipun Hyundai dan Kia telah melakukan recall untuk memperbaiki masalah tersebut, gugatan menyebutkan bahwa komponen pengganti yang digunakan diduga memiliki cacat serupa dengan unit sebelumnya.

Gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk New Jersey tersebut menargetkan Hyundai Motor Company, Kia, Genesis Motor, serta pemasok komponen Hyundai Kefico. Adapun kendaraan yang terdampak mencakup model produksi 2022–2025 seperti Ioniq 5, Ioniq 6, EV6, Genesis GV60, hingga Genesis Electrified GV70 dan GV80.

Menurut dokumen gugatan, inti permasalahan bukan sekadar adanya kerusakan, melainkan dugaan bahwa masalah tersebut tetap muncul meski perbaikan melalui recall telah dilakukan. Dua penggugat, Hayes Young dan Roy Williams, menyatakan bahwa perbaikan yang mereka terima tidak memberikan solusi.

Young mengaku kendaraan Ioniq 5 miliknya mengalami kerusakan baterai 12 volt pada Desember 2025 yang harus diganti melalui garansi. Namun, masalah tersebut kembali muncul, dan diler disebut mengidentifikasi ICCU sebagai penyebabnya tanpa memberikan penggantian komponen.

Sementara itu, Williams menyatakan kendaraan Kia EV6 miliknya tiba-tiba masuk ke mode darurat (limp mode) setelah terdengar suara keras, sehingga harus diderek ke diler. Setelah serangkaian perbaikan termasuk pengisian ulang baterai, pembaruan perangkat lunak, hingga penggantian baterai tidak menyelesaikan masalah, ICCU akhirnya diganti pada Maret 2026.

Gugatan tersebut juga mencatat keluhan lain dari pemilik, seperti kerusakan pada port pengisian saat digunakan di rumah serta munculnya peringatan di dashboard seperti “Check Electric Vehicle System” dan “12-volt battery voltage low stop safely”.

Hingga saat ini, pihak tergugat termasuk Hyundai, Kia, dan Genesis belum memberikan tanggapan resmi terhadap gugatan tersebut. Dalam proses hukum seperti ini, biasanya produsen akan mengajukan permohonan pembatalan gugatan, namun perkembangan selanjutnya dapat memakan waktu beberapa hari atau lebih.

Sumber : otomotif.antaranews.com
viewed :: 171
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net