PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
16 Februari 2026
GARASI - MOBIL
Renault Filante: SUV Besar Pakai Platform Geely


Renault telah memperkenalkan  SUV hybrid terbesar, Filante di Korea Selatan. Model ramah lingkungan ini, dikembangkan Bersama dengan Geely dan menjadi strategi global pabrikan untuk memperluas pasar di luar Eropa, mulai dari Asia hingga Amerika Latin dan negara-negara teluk.

Disitat dari Carnewschina, Renault Filante dibangun di atas Compact Modular Architecture (CMA), platform modular yang dikembangkan oleh Geely dan telah digunakan untuk beberapa SUV lain, seperti Volvo XC40 dan Geely Monjaro.

Interiornya mendapat sentuhan unik Renault, namun tetap mempertahankan banyak elemen dan teknologi dari Geely Monjaro seperti tiga layar 12,3 inci di konsol tengah serta head-up display augmented reality berukuran 25,6 inci.


Di balik kap mesinnya, Renault Filante mengusung sistem hybrid tradisional yang memadukan mesin bensin 1.5 liter dengan dua motor listrik. Kombinasi ini dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara efisiensi dan performa dalam penggunaan harian. Secara total, sistem tersebut mampu menghasilkan tenaga gabungan di kisaran 247 hingga 250 tk, menjadikannya kompetitif di kelasnya.

Konfigurasi mesin 1.5 liter yang bekerja bersama dua motor listrik tersebut menjadi inti dari karakter Renault Filante. Sistem hybrid konvensional ini tidak hanya menitikberatkan pada efisiensi bahan bakar, tetapi juga memastikan respons tenaga tetap optimal. Dengan output gabungan sekitar 247–250 tk, performanya tetap terasa bertenaga di berbagai kondisi jalan.

Walau dibekali baterai berkapasitas relatif kecil, yakni 1,64 kWh, sistem pada Renault Filante tetap dirancang efisien untuk penggunaan dalam kota. Baterai ini tidak dapat diisi ulang langsung dari sumber listrik eksternal, sehingga seluruh pengisian dayanya mengandalkan proses regeneratif dan kerja mesin saat kendaraan melaju.

Renault mengklaim bahwa dengan konfigurasi tersebut, Filante mampu melaju dalam mode listrik hingga sekitar 75 persen dari total waktu berkendara di area perkotaan. Hal ini menunjukkan optimalisasi sistem hybridnya untuk lalu lintas stop and go, sehingga penggunaan motor listrik menjadi lebih dominan dalam situasi harian di kota.

Efisiensi bahan bakar juga menjadi salah satu daya tarik utama Renault Filante. Konsumsi bensinnya diperkirakan berada di angka sekitar 6,6 liter per 100 kilometer. Angka ini mencerminkan perpaduan kerja mesin bensin dan motor listrik yang dirancang untuk menekan penggunaan bahan bakar tanpa mengorbankan performa keseluruhan kendaraan.

Untuk pasar Korea Selatan, Renault Filante dipasarkan dengan harga awal sekitar 43,32 juta won. Jika dikonversikan ke mata uang Indonesia, nominal tersebut setara dengan kisaran Rp 554 jutaan. Penetapan harga ini menempatkannya di segmen yang menyasar konsumen yang menginginkan teknologi hybrid modern dengan fitur kompetitif.

Renault juga telah menetapkan jadwal distribusi awal untuk model ini di Korea Selatan. Pengiriman unit perdana direncanakan mulai berlangsung pada Maret 2026. Dengan jadwal tersebut, konsumen yang telah melakukan pemesanan dapat mulai menerima kendaraan mereka pada awal periode distribusi yang telah ditentukan pabrikan.

Sumber : avolta.id
viewed :: 1144
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net