PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
12 Januari 2026
GARASI - MOBIL
Xiaomi Siap Masuk Kendaraan Hybrid Dengan Sistem Bahan Bakar Pintar


Sejak Xiaomi terjun ke industri otomotif, fokus pabrikan jelas hanya memproduksi kendaraan listrik murni seperti Tesla. Namun kini itu tampak berbeda. Perusahaan teknologi asal China itu mengungkapkan paten baru terkait sistem tampilan level bahan bakar, menandai langkah penting yang mengonfirmasi bahwa Xiaomi tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik murni (EV).

Merek yang terkenal dengan produk smartphone ini, sedang mengembangkan teknologi untuk kendaraan berbahan bakar dan hybrid. Ini terlihat dari paten yang diterbitkan pada 5 Desember oleh Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China.

Dilansir dari Carnewschina, beberapa waktu yang lalu, paten itu terdaftar dalam kategori teknologi kendaraan berbahan bakar dan hybrid Xiaomi. Mengutip juga laporan dari IT-Home, pengajuan itu menyoroti pengembangan metode perangkat lunak untuk menstabilkan pembacaan level bahan bakar yang tampil di layar pengemudi.


Dalam dokumen paten, Xiaomi menjelaskan sistem yang pertama-tama menentukan nilai tampilan awal level bahan bakar di dalam tangki kendaraan. Nilai ini kemudian dibandingkan dengan data sensor aktual.

Jika terdapat selisih yang melampaui ambang batas tertentu, sistem akan melakukan dua atau lebih penyesuaian bertahap pada nilai yang tampil. Proses koreksi ini terus berlangsung hingga perbedaan antara pembacaan sensor dan tampilan turun di bawah ambang yang telah ditetapkan.

Xiaomi menyatakan bahwa pendekatan tersebut akan mengurangi variasi mendadak yang sering dialami pengemudi akibat gaya berkendara, pergerakan bahan bakar di dalam tangki, atau gangguan sensor.

Dokumen paten itu juga menegaskan bahwa metode ini dirancang untuk kendaraan dengan penyimpanan bahan bakar, sehingga lebih relevan bagi model hybrid atau range extended Xiaomi, bukan kendaraan listrik murni. Meski begitu, paten tersebut tidak menyebutkan model mana yang akan mengadopsi teknologi ini.

Selain itu, Xiaomi juga mempublikasikan sejumlah paten lain yang berkaitan dengan kontrol kendaraan dan pengembangan baterai, mulai dari sistem kontrol drift, fungsi kendali kendaraan, hingga metode pembuatan material lithium iron phosphate (LFP). Dokumen-dokumen tersebut masih bersifat umum dan belum diarahkan ke model tertentu.

Sementara itu, laporan media otomotif China menyebutkan bahwa Xiaomi tengah menyiapkan tiga model baru. Pertama, SUV besar tiga baris bernama YU9, yang panjangnya lebih dari 5.200 mm serta dilengkapi lidar dan kemudi roda belakang.

Kemudian, YU7 versi revisi yang diharapkan mendapat pembaruan perangkat keras dan perangkat lunak, termasuk kemungkinan varian long-wheelbase untuk ruang kabin belakang yang lebih lega. Terakhir, YU7 GT yang digambarkan sebagai versi performa dengan tenaga lebih dari 1.000 hp melalui konfigurasi motor ganda.

Sumber : voi.id
viewed :: 1172
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net