|
02 Desember 2025
GARASI - MOBIL
BYD Racco: Kei Car Cina Menusuk Jantung Pertahanan Jepang
![]() BYD resmi debut kei car listrik yang dirancang khusus untuk pasar Jepang, Racco di Japan Mobility Show (JMS) 2025. Selain itu, di pameran otomotif yang berlangsung di Tokyo Big Sight ini, jenama Tiongkok ini juga meluncurkan Sealion PHEV. Selain dua bintang utama tersebut, BYD juga menampilkan jajaran model terbarunya, seperti Atto 3, Dolphin, Seal, serta supercar Yangwang U9 dari lini premium BYD. Kehadiran berbagai model tersebut mencerminkan portofolio produk BYD yang lengkap serta komitmennya untuk menghadirkan solusi mobilitas inovatif dan berkelanjutan bagi konsumen di Jepang. BYD sendiri terus memperkuat jajaran produknya di Jepang, dengan target meluncurkan tujuh hingga delapan model listrik dan hybrid pada tahun 2027. Hingga kini, BYD telah memiliki 66 outlet penjualan di seluruh Jepang, dan terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purna jualnya secara bertahap. “Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, memperluas jajaran produk, serta berkolaborasi dengan konsumen di Jepang untuk mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Liu Xueliang, General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division. Berbicara spesifikasi, BYD Racoo disebut akan membawa baterai LFP berkapasitas 20 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 180 km dalam sekali pengisian daya. Mobil mungil ini juga telah dilengkapi kemampuan pengecasan cepat DC 100 kW, sehingga waktu pengisian dapat dipangkas cukup signifikan dan membuatnya lebih praktis digunakan harian. Kemampuan jarak tempuh tersebut menempatkan BYD Racoo sebagai salah satu opsi menarik di kelas kendaraan kecil bertenaga listrik. Dengan kapasitas baterai yang tidak terlalu besar namun efisien, model ini diarahkan untuk penggunaan perkotaan. Dukungan fast charging memberikan nilai tambah, terutama bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas singkat namun intens. Teknologi baterai LFP yang digunakan juga memberi keuntungan tersendiri karena terkenal lebih tahan lama dan stabil. Walaupun kapasitasnya tidak sebesar mobil listrik premium, keseimbangan antara ukuran, bobot, dan konsumsi energi membuat Racoo dinilai cukup kompetitif. Hal ini sekaligus menunjukkan strategi BYD dalam menghadirkan mobil mungil yang ekonomis namun modern. Meski demikian, seluruh spesifikasi teknis BYD Racoo belum sepenuhnya diungkap ke publik. Informasi detail terkait performa motor listrik, fitur keselamatan, maupun kelengkapan interior masih menunggu konfirmasi. Kekurangan data ini membuat banyak pihak menantikan peluncuran resmi untuk mengetahui kemampuan penuh kendaraan tersebut. Kendati spesifikasi belum lengkap, kehadiran BYD Racoo sudah cukup menarik perhatian karena posisinya yang diproyeksikan masuk ke segmen kei car. Segmen ini dikenal sangat kompetitif dan erat dengan pasar domestik Jepang yang biasanya didominasi produsen lokal. Kehadiran pabrikan Tiongkok tentu menambah dinamika baru di kelas ini. Dengan strategi harga agresif dan teknologi yang semakin matang, BYD Racoo diperkirakan siap menantang berbagai model kei car buatan Jepang. Meskipun belum dirinci sepenuhnya, arah pengembangannya menunjukkan ambisi BYD untuk memperluas pengaruh di Negeri Matahari Terbit melalui kendaraan mungil yang efisien dan terjangkau. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
