| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
13 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Nvidia Gandeng BYD, Geely, Isuzu Dan Nissan Garap Mobil Otonom
![]() Nvidia resmi menggandeng empat produsen otomotif besar dunia, yaitu BYD, Geely, Isuzu, dan Nissan untuk garap mobil otonom yang aman. Dengan teknologi yang disebut Drive Hpyperion milik perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini, diharapkan para pabrikan ini bisa mempercepat penggunaan sistem bantuan pengemudi canggih hingga level 4 (L4). Nvidia Drive Hyperion sendiri merupakan arsitektur terpadu yang menggabungkan komputasi, sensor, jaringan, hingga sistem keselamatan dalam satu ekosistem, sehingga mempercepat proses validasi dan distribusi global kendaraan otonom. Chief Executive Officer (CEO) Nvidia Jensen Huang mengatakan perkembangan teknologi kendaraan otonom telah mencapai titik penting. “Kami telah lama mengembangkan mobil tanpa pengemudi. Momen seperti ChatGPT untuk kendaraan otonom kini telah tiba,” ujar Jensen Huang dalam konferensi GTC yang disitat dari laman resmi Nvidia, beberapa waktu yang lalu. Tak hanya mobil penumpang, implementasi teknologi ini juga bisa diterapkan untuk kendaraan komersial. Seperti yang dilakukan Isuzu bersama TIER IV, tengah mengembangkan bus otonom L4 berbasis platform yang sama. Sementara itu, Nissan dan mitranya turut menyiapkan prototipe robotaxi yang akan menjadi bagian dari ekosistem mobilitas masa depan. Di sisi lain, Nvidia juga terus memperluas jangkauan kolaborasinya dengan berbagai perusahaan mobilitas global terkemuka seperti Uber, Lyft, Grab, hingga Bolt. Langkah ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mengembangkan ekosistem transportasi masa depan berbasis teknologi canggih yang terintegrasi secara luas di berbagai wilayah dunia. Melalui kemitraan strategis tersebut, Nvidia tidak hanya berperan sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam inovasi kendaraan otonom. Kolaborasi dengan sejumlah perusahaan ride-hailing besar ini membuka peluang besar dalam mempercepat adopsi solusi mobilitas pintar yang lebih efisien dan aman. Bahkan, bersama Uber, Nvidia memiliki rencana ambisius untuk menghadirkan jaringan robotaxi berskala besar yang akan dioperasikan di berbagai kota dunia. Proyek ini dirancang untuk menghadirkan layanan transportasi tanpa pengemudi yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat dalam waktu yang relatif dekat. Rencana peluncuran jaringan robotaxi tersebut ditargetkan mencakup hingga 28 kota di berbagai belahan dunia pada tahun 2028. Ini menjadi salah satu proyek terbesar dalam industri mobilitas otonom, sekaligus menandai transformasi signifikan dalam cara manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sebagai tahap awal, implementasi jaringan robotaxi ini akan dimulai lebih dulu di kota-kota besar seperti Los Angeles dan San Francisco pada tahun 2027. Pemilihan kedua kota tersebut dinilai strategis karena infrastruktur dan kesiapan teknologinya yang lebih matang dibandingkan wilayah lainnya. Langkah ekspansi ini mencerminkan visi jangka panjang Nvidia dalam membangun ekosistem mobilitas masa depan yang terhubung secara global. Dengan dukungan mitra-mitra besar serta teknologi mutakhir, proyek robotaxi ini diharapkan mampu mengubah lanskap transportasi dunia secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
