| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
17 Desember 2025
SPORTS - MOBIL
Distribusi Penggunaan Terowongan Angin Untuk Awal F1 2026
![]() Dengan hadirnya regulasi baru F1 untuk 2026, Motorsport.com melihat alokasi terowongan angin yang akan dimiliki setiap tim. Setelah 2025 yang meninggalkan era ground effect, pada 2026, Formula 1 menyambut siklus baru yang akan memperkenalkan kembali aerodinamika aktif di kategori teratas, bersama dengan unit daya yang benar-benar revolusioner untuk Grand Circus, dengan pembagian daya 50 persen antara pembakaran dan elemen listrik. Ketika sebagian besar tim telah bekerja selama berbulan-bulan pada mobil baru yang akan diluncurkan dalam beberapa pekan, pengembangan selama musim pertama akan menjadi kunci. Untuk tujuan ini, setiap tim harus mempertimbangkan terowongan angin dan waktu Dinamika Fluida Komputasi (CFD) yang tersedia bagi mereka untuk paruh pertama musim. Mulai 1 Januari hingga 30 Juni 2026, tim akan memiliki alokasi baru untuk pengembangan mereka berdasarkan klasemen konstruktor 2025, dari yang lebih sedikit menjadi lebih banyak sehingga tim-tim yang tertinggal memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang, mengejar ketertinggalan dari mereka yang terdepan. Hal ini akan meratakan posisi mereka di grid. Sejak alokasi ini dibuat, Formula 1 menganggap bahwa 100 persen waktu penggunaan terowongan angin setara dengan total 320 putaran (yaitu 80 jam aktivasi), bahwa 100 persen diperuntukkan bagi pebalap yang berada di urutan ketujuh dan turun atau naik 5 persen untuk setiap posisi di kejuaraan. Namun, perlu dicatat bahwa untuk F1 2026 ada satu pengecualian, yaitu Cadillac, tim ke-11 yang tidak berpartisipasi pada 2025. Oeh karena itu, akan memiliki peruntukan yang sama dengan tim yang berada di posisi terakhir, Alpine. Distribusi penggunaan terowongan angin untuk paruh pertama F1 2026 : ![]() Karena McLaren memenangi gelar juara F1, mereka akan memiliki waktu pengembangan paling sedikit dengan 70 persen (224 putaran), diikuti oleh Mercedes dengan 75 persen (240 putaran), Red Bull dengan 80 persen (256 putaran) dan Ferrari dengan 85 persen (272 putaran), empat tim yang paling dominan di tahun 2025. Secara mengejutkan, Williams yang berada di posisi kelima, akan memiliki 90 persen (288 putaran) penggunaan terowongan angin, sementara Racing Bulls akan memiliki 95 persen (304 putaran) dan Aston Martin 100 persen (320 putaran). Tim-tim dengan performa terburuk dari musim lalu akan mendapatkan keuntungan terbesar, dengan Haas mendapatkan 105 persen (336 putaran), Audi menggantikan Sauber dengan 110 persen (352 putaran) dan Alpine serta Cadillac mendapatkan jatah yang sama: 115 persen (368 putaran). ![]() Terowongan Angin Aston Martin Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
