| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
11 Januari 2026
TIPS - MOBIL
Efek Tekanan Angin Ban Lebih Tinggi Dari Batas Normal
![]() Tekanan angin ban selalu dianjurkan agar tidak kurang dari batas normal yang dianjurkan oleh pabrik. Pabrikan mobil biasanya merekomendasikan tekanan angin ban sekitar 32-33 Psi sebagai batas normal. Dengan batas ini, kenyamanan penumpang masih terjaga serta ban masih memiliki performa optimal. Namun apa yang terjadi jika tekanan angin ban dilebihkan dari batas normal, misalkan 35-40 Psi? ![]() ILUSTRASI. Ban mobil terlalu tinggi tekanan anginnya menyebabkan ketidaknyamanan 1. Bantingan Lebih Keras Hal pertama paling terasa, "Bantingan akan menjadi lebih keras, terutama saat terkena lubang di jalan," ujar Yopie Karuci dari gerai ban SM Motorsport, Gading Serpong, Tangerang Selatan. Selain itu ketika ban mengenai marka jalan atau jalanan yang tidak rata, maka guncangannya akan lebih terasa dibanding tekanan angin normal. Tentu saja ini akan mengurangi kenyamanan saat berkendara. ![]() Ilustrasi handling mobil terpengaruh akibat tekanan angin ban berlebih 2. Handling Ban yang diisi angin berlebih akan berpengaruh ke tapak ban yang menyentuh permukaan jalan. "Yang menyentuh permukaan jalan pasti lebih sedikit tapaknya dibandingkan tekanan angin normal," lanjut Yopie. Karena tapak ban bentuknya berubah, yang menyentuh permukaan jalan paling banyak justru berada di bagian tengah, tidak menyeluruh. Sehingga hal ini bisa berpengaruh sedikit banyak terhadap handling mobil. 3. Berdampak ke Komponen Suspensi Ban dengan isi angin berlebih punya bantingan keras sehingga berdampak juga ke komponen suspensi mobil. "Biasanya bushing, tie rod, ball joint jadi lebih pendek umurnya akibat bantingan yang keras," tukas Yopie. Sumber : gridoto.com/tips
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
