PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
21 Februari 2026
TIPS - MOBIL
Berhati-hatilah Kalau Ngebut Di Jalan Raya


Kepolisian sudah menerima hasil pemeriksaan mengenai kecepatan tunggangan AQJ alias Dul saat kecelakaan di tol Jagorawi Kilometer 8+200. Dikabarkan, berdasarkan pemeriksaan chip kendaraan dari pihak Mitsubishi di Jepang, Dul diketahui mengemudi Lancer keluaran 2010 dengan kecepatan 176 kpj, 2 detik sebelum kecelakaan.

Angka yang cukup fantastis dan wajar saja jika pembatas jalan tersebut tak kuasa menahan laju mobil dan akhirnya menyebrang jalur lalu menabrak mobil lain. Peristiwa tersebut menewaskan 7 orang dan 8 korban luka.

"Semua orang bisa ngebut, tapi tidak semua mampu mengendalikan mobil ketika ada hal tak diduga terjadi. Seorang pebalap pun belum tentu bisa menanggulangi masalah yang tiba-tiba muncul saat melaju kencang jika dirinya tidak sigap. Apalagi pengemudi dengan keahlian yang masih minim," ujar Alvin Bahar, pebalap mobil dari tim Honda Racing.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menggeber mobil hingga batas maksimal. Berikut uraian singkat dari Alvin.

1. Sirkuit. Lokasi yang dibenarkan, tidak melanggar peraturan dan memang sesuai untuk ngebut adalah sirkuit. "Jalan raya bukan tempat untuk ajang adu kebut atau pamer kemampuan!" tegas Alvin. Karena jalan raya adalah fasilitas umum yang digunakan oleh banyak orang, dengan beragam karakter dan sifat, tentunya akan sangat berbahaya mengemudi kencang.

2. Kondisi. Ingin menggeber mobil di sirkuit pun ada beberapa kondisi yang harus dipenuhi. Pengemudi harus dalam kondisi fit dan konsentrasi penuh serta dilengkapi dengan peralatan pendukung. Antara lain helm, sarung tangan dan sebisa mungkin baju balap. Mobil yang akan dipakai pun harus dalam kondisi prima. Pastikan sudah dilengkapi perangkat keselamatan yang optimal. Sebisa mungkin menggunakan roll bar.

3. Pengguna jalan lain. Jika dalam kondisi mendesak dan ingin melaju lebih cepat, perhatikan pengguna jalan lain. Pengemudi harus bisa memprediksi gerak gerik di sekitarnya, baik mobil, sepeda motor, angkutan umum dan pejalan kaki. Jangan terlalu memaksa jika kondisi lalu lintas tidak memungkinkan untuk ngebut karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Selain itu pastikan juga kondisi jalan aman dalam segala aspek, seperti cukup lebar, tidak licin, rata, kosong.

4. Jarak Pengereman. Perhitungkan jarak pengereman dengan mengukur jarak dengan kendaraan di depan. Selain itu jarak pandang harus luas dan tidak terhalangi.

5. Sigap. Saat kecepatan relatif kencang pastikan setir di cengkram dengan erat, namun tidak terlalu kaku. Hal tersebut berguna jika sewaktu-waktu harus melakukan manuver dadakan.   (RV)

viewed :: 13629
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net