PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
15 Oktober 2026
GARASI - MOBIL
BYD ETT 44, Truk Listrik Tempuh 600 Km Dan Isi Daya 1,5 MW


BYD memperkenalkan ETT 44, truk listrik berat dengan jarak tempuh hingga 600 kilometer dan kemampuan pengisian daya lebih dari 1,5 megawatt. Model tersebut menjadi salah satu  kendaraan utama dalam jajaran kendaraan komersial listrik BYD yang diperkenalkan di IAA Transportation 2026 di Hannover, Jerman.

ETT 44 merupakan truk kepala 4x2 yang dirancang untuk kombinasi kendaraan dengan bobot hingga 44 ton. Truk ini menggunakan baterai Blade berkapasitas 651 kWh dengan arsitektur kelistrikan 851 volt.

Motor ETT 44 menghasilkan tenaga nominal 743 PS dan dapat mencapai tenaga puncak hingga 1.000 PS. BYD mengklaim kendaraan tersebut mampu menempuh jarak hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.Baterainya juga mendapat garansi selama 10 tahun atau hingga jarak tempuh 1,2 juta kilometer.


Untuk pengisian menggunakan pengisi daya arus searah CCS2 standar, ETT 44 mampu menerima daya hingga 420 kW. Pengisian baterai dari 20 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Waktu tersebut dapat dipangkas secara signifikan ketika menggunakan sistem pengisian daya megawatt milik BYD. Dengan daya lebih dari 1,5 MW, baterai dapat diisi dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit. Dalam proses tersebut, BYD menyebut pengisian daya dapat menambah jarak tempuh sekitar 248 mil atau hampir 400 kilometer.


"Kami telah menerapkan FLASH Charging pada kendaraan penumpang. Hari ini, kami membawa teknologi ini ke kendaraan komersial, dimulai dengan truk kami," kata Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li."Lebih sedikit waktu untuk mengisi daya. Lebih banyak waktu di jalan," ujarnya.

BYD tidak hanya memperkenalkan ETT 44. Perusahaan tersebut juga membawa sejumlah kendaraan komersial listrik lain ke IAA Transportation 2026. Jajarannya mencakup truk 4x2 dan 6x2 dengan konfigurasi bodi kaku, termasuk varian 26 ton dengan sistem bak yang dapat ditukar serta pengangkat kait. BYD juga memperkenalkan van komersial ringan E-Vali dan traktor listrik untuk area operasional EYT 2.0.

Secara keseluruhan, portofolio kendaraan komersial listrik BYD kini mencakup kendaraan dengan bobot 3,5 hingga 44 ton. ETT 44 juga dilengkapi sejumlah sistem bantuan pengemudi dan keselamatan sebagai perlengkapan standar. Fitur tersebut mencakup kendali jelajah adaptif, pengereman darurat otomatis, sistem penjaga lajur, serta pendeteksi titik buta.

BYD turut menawarkan pendekatan yang menggabungkan kendaraan dan infrastruktur pendukungnya. Perusahaan menyebut konsep tersebut sebagai "Total Cost of Mobility", yang menggabungkan kendaraan, baterai Blade, pengisi daya megawatt, penyimpanan energi stasioner, pengelolaan energi, serta pembiayaan.


Menurut BYD, kendaraan komersial listriknya saat ini telah beroperasi di lebih dari 100 negara dan lebih dari 400 kota. Peluncuran ETT 44 juga menempatkan BYD dalam persaingan kendaraan listrik berat di Eropa. Sejumlah produsen seperti Daimler Truck, Volvo, Scania, dan MAN telah mengembangkan truk kepala berbasis baterai listrik.

Pengisian daya megawatt menjadi salah satu teknologi penting dalam pengembangan truk listrik jarak jauh. Berbeda dengan kendaraan penumpang, kendaraan angkutan berat membutuhkan waktu operasional yang tinggi sehingga durasi pengisian daya menjadi faktor penting bagi pengguna armada.

BYD sebelumnya telah mengembangkan teknologi pengisian daya berkapasitas tinggi untuk kendaraan listrik penumpang. Perusahaan kemudian membawa pendekatan tersebut ke kendaraan komersial melalui ETT 44.

Selain ETT 44, BYD juga tengah memperluas infrastruktur pengisian daya berkapasitas tinggi. Perusahaan telah memasang unit pengisi daya 1.500 kW dalam jumlah besar dan memiliki rencana memperluas jaringan pengisian daya megawatt.

Dengan mengembangkan kendaraan dan infrastruktur pengisian daya secara bersamaan, BYD berupaya menawarkan ekosistem kendaraan listrik komersial yang terintegrasi. ETT 44 menjadi langkah BYD untuk memperluas kehadirannya di pasar truk berat Eropa. Namun, ekspansi tersebut berlangsung ketika Uni Eropa menerapkan tarif tambahan terhadap kendaraan listrik asal China.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi BYD ketika perusahaan berusaha memperluas bisnis kendaraan listriknya di Eropa. Di sisi lain, kemampuan ETT 44 menggabungkan jarak tempuh hingga 600 kilometer dengan pengisian daya lebih dari 1,5 MW menjadi bagian utama dari strategi BYD memasuki pasar  truk  listrik berat.

Dengan kemampuan tersebut, BYD tidak hanya menawarkan truk listrik, tetapi juga teknologi pengisian daya yang dirancang untuk mengurangi waktu kendaraan berhenti di fasilitas pengisian.

Sumber : voi.id
viewed :: 163
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net