PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal MotoGP Catalunya - Spanyol 2026       Jadwal WorldSBK Autodrom Most - Ceko 2026     
29 Juni 2025
TIPS - MOTOR
Inilah Rintangan yang Perlu Diwaspadai Ketika Mudik


Berkendara ke luar kota dengan waktu tempuh yang lebih lama tentu sangat berbeda dengan jalan di dalam kota. Menempuh perjalanan jauh, situasi dan kondisi jalan, penerangan serta jenis kendaraannya tentu lebih bervariasi.

Karena itu perlu ekstra waspada ketika melakukan perjalanan jauh, terutama saat mudik ke kampung halaman. Bila kondisi tubuh sudah menurun atau mengantuk misalnya, potensi kecelakaannya pun bisa berbeda. Selain itu, faktor cuaca juga turut mempengaruhi.

Nah ada beberapa hal yang bisa menyebabkan resiko, sehingga antisipasi bisa dilakukan sebagaimana yang disarankan Sun Motor:

1. Kemampuan penglihatan yang menurun drastis adalah kendala utama yang dihadapi ketika turunnya hujan deras. Beberapa faktor seperti lemahnya kinerja wiper, kondisi lampu dan kaca depan buruk, tentu memperparah pandangan Anda ke jalan. Apalagi permukaan aspal tanpa marka, penerangan jalan kurang memadai, ditambah lagi lingkungan luar yang berkabut menyebabkan pengemudi sulit untuk melihat kondisi permukaan dan pinggir jalan dari jarak yang cukup jauh.

Untuk kondisi ini, segera nyalakan lampu depan dan foglamp (untuk kabut), tidak perlu menyalakan lampu hazard. Gunakan klakson dan mainkan tanda/isyarat lampu kendaraan sebagai sarana untuk berkomunikasi. Kurangi kecepatan sambil perbesar jarak dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi resiko.

2. Mengemudi di belakang kendaraan berukuran besar, seperti kendaraan boks, bus atau truk besar akan membuat pandangan terhalang, sehingga seringkali pengemudi memposisikan kendaraannya sedekat mungkin dengan kendaraan depan agar lebih jelas melihat kondisi depan dan bersiap menyalip. Tetapi, hal ini akan menyebabkan resiko yang besar, jika kendaraan yang akan disalip mengerem mendadak karena sesuatu hal.

Pastikan kondisi lalu lintas jauh di depan telah aman bagi Anda untuk menyalip. Tetapi jika Anda ragu-ragu, sebaiknya menyalip tidak dilakukan. Jangan pula melakukan konvoi dengan kendaraan lain untuk menyalip bersama.

3. Mengemudi dengan kecepatan tinggi, cahaya lampu yang kurang memadai, dan kondisi jalan yang gelap, merupakan beberapa faktor yang sering membuat pengemudi sulit menghindari lubang. Salah satu risiko yang mungkin terjadi adalah kendaraan akan terpental, kehilangan arah, tergelincir dan sulit dikendalikan (ketika jalan licin).

Mengemudi dengan kecepatan rendah, menghindari pengereman mendadak dan menjaga kestabilan kemudi merupakan langkah yang terbaik ketika melewati jalan dengan kondisi seperti ini.

4. Faktor inilah yang perlu mendapat perhatian ekstra bagi pengemudi ketika memasuki area yang ramai. Misalnya ketika melewati pasar, akan banyak penyeberang jalan, seperti pejalan kaki, motor, becak, delman yang memenuhi jalan. Kurangi kecepatan dan bunyikan klakson secukupnya untuk berkomunikasi dengan penyeberang jalan.

5. Mau tidak mau, kemacetan sudah menjadi pemandangan umum dalam perjalanan mudik tahunan. Bersinggungan dengan kendaraan lain pun mudah terjadi. Menghadapi kemacetan, pintar-pintarlah memainkan kopling, rem tangan, posisi transmisi, berpindah jalur, serta melihat indikator secara periodik.
viewed :: 12496
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net