| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
10 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Pengguna EV Diimbau Pilih Ban Yang Tepat Untuk Cegah Aquaplaning
![]() Perusahaan ban asal Korea Selatan Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI), mengimbau pengguna kendaraan listrik agar lebih cermat dalam memilih ban guna memastikan performa tetap optimal, terutama saat melintasi jalan licin di musim hujan. Mobil listrik diketahui memiliki bobot yang relatif lebih berat dibandingkan kendaraan konvensional. Karena itu, pengendara EV perlu mengantisipasi risiko aquaplaning atau kondisi berbahaya ketika ban kehilangan kontak langsung dengan permukaan jalan akibat lapisan air, dengan memastikan kondisi ban selalu prima. Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) Edo Rusyanto dalam keterangannya diterima di Jakarta, beberapa waktu yang lalu, menjelaskan bahwa faktor cuaca serta kesiapan kendaraan menjadi aspek krusial yang perlu mendapat perhatian lebih. Berdasarkan data Korlantas Polri pada 2025, tercatat 3.715 kecelakaan terjadi dalam kondisi hujan atau setara 2,4 persen dari total kejadian. "Kecelakaan dalam kondisi hujan sebanyak 3.715 kasus atau 2,4 persen dari total kejadian, sedangkan ketika berawan atau mendung sebanyak 2.878 kasus atau sekitar 1,86 persen," kata Edo. Berdasarkan data itu, Edo menambahkan, rata-rata terdapat sekitar 10 kasus kecelakaan lalu lintas per hari ketika cuaca sedang hujan. Senada dengan Edo, Sekretaris Jenderal Jarak Aman Harso Kurniawan menjelaskan risiko aquaplaning bisa dicegah dengan mengurangi kecepatan saat hujan serta memastikan ban dalam kondisi baik. "Untuk mengurangi risiko aquaplaning, intinya kondisi ban jangan sampai ‘botak’ biar ada jalur air. Kondisi ban yang baik juga turut meningkatkan kemampuan pengereman kendaraan. Selain itu penting untuk memperhatikan jarak aman dan laju kecepatan ketika berkendara saat musim hujan,” ujar Harso. Menjawab kebutuhan tersebut, Hankook Tire Sales Indonesia mengingatkan pengguna kendaraan listrik agar tidak sembarangan menggunakan ban, melainkan memilih produk yang sesuai dengan karakteristik mobil listrik. "Kami berupaya memastikan setiap produk yang kami hadirkan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, mulai dari kondisi dan konstruksi jalan hingga kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia. Melalui lini Hankook iON, kami menghadirkan beragam pilihan ban yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik guna mendukung kenyamanan, efisiensi, dan keselamatan berkendara,” kata Presiden Direktur Hankook Tire Sales Indonesia Bartek (Byunghak) Choi. Ia menjelaskan, Hankook iON dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik mobil listrik serta kebutuhan pengendara. Ban ini dibekali teknologi "i Perfect Grip" untuk daya cengkeram optimal saat bermanuver di jalan basah maupun ketika terjadi aquaplaning, serta "i Sound Absorber" yang mampu mengurangi tingkat kebisingan hingga 18 persen. Selain itu, terdapat teknologi "i Super Mileage" yang memberikan usia tapak lebih panjang hingga 15 persen serta "i Extreme Lightness" yang diklaim dapat meningkatkan efisiensi baterai dan performa kendaraan listrik. Hankook iON tersedia dalam beberapa tipe, yakni iON EVO untuk kendaraan listrik berperforma tinggi (high-performance EV), iON EVO AS untuk perjalanan jarak jauh dengan performa stabil, iON GT yang mengedepankan stabilitas serta penggunaan material lebih ramah lingkungan, dan iON ST AS yang juga direkomendasikan untuk perjalanan jarak jauh. Sumber : otomotif.antaranews.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
