29 November 2023
TIPS MOBIL

Pilih-Pilih Crossover



Kalo anda cuma perlu menaikan sedikit kwalitas suara audio anda, crossover passive adalah pilihan yang tepat. Cuma kalo anda menginginkan kwalitas suara yang bener-bener TOP sebaiknya anda pilih Crossover Aktif.

Crossover aktif memerlukan pemasangan khusus terutama untuk kabel power dan kabel ground, namun usaha anda akan sebanding dengan kwalitas music yang dihasilkan. Crossover aktif bekerja dengan cara "memotong" frekwensi yang tidak perlu sebelum di "boost" oleh amplifier, dengan begitu amplifier dapat focus pada frekwensi yang ingin anda dengar, jadinya tidak membuang-buang energy power.

Dari pada mengandalkan crossver bawaan sebaiknya anda menggunakan cossver aktif bila anda berencana meningkatkan kwalitas sound anda, untuk catatan bila anda mau upgrade amplifier, crossover aktif anda juga masih bisa dipakai asik kan.

Fungsi Crossover.
Crossover adalah alat untuk membatasi "frekwensi range" yang akan diterima oleh speaker. Bayangkan crossover bertindak selaku polisi di perempatan jalan, yang mengatur arus ke tweeter, ke midrange, midwoofer, dan bas ke subwoofer.

Bayangkan kalo tidak ada polisi eh .. crossover, bingung tuch frekwensi, yang frekwensi rendah ada yang nyasar di tweeter, dan yang frekwesni tinggi nyasar ke subwoofer, jadi percuma kan, dan aneh juga kalo ada suara keces-keces di bas, trus juga tweeter bisa jebol nangkep suara geduk-geduk,  jadi perlu crossover biar semuanya terarah.

Nah sudah tau gunanya crossover kan ?? Crossover mudah didapatkan di toko audio, sebagai contoh kalo anda punya home speaker yang pake 2 way speaker pasti ada crossover di dalamnya, di dalam crossover terdapat "high-pass filter" tugasnya menahan frekwensi rendah dan meneruskan frekwensi tinggi ke tweeter, "low-pass filter" menahan frekwensi tinggi dan menyalurkan frekwensi rendah ke bass.

Crossover passive bekerja setelah mendapat output dari amplifier, tidak efektif karena dianggap membuang tenaga amplifier, sebab frekwensi yang diolah crossover passive telah di "boost" (mengalami peningkatan) oleh amplifier.

Crossover Aktif
Sebaliknya crossover aktif bekerja begitu signal dihasilkan oleh head unit (pure signal), membaginya sesuai dengan frekwensi yang dikehendaki kemudian diboost oleh amplifier, sehingga amplifier bekerja lebih effisien, dan frekwensi yang dihasilkan lebih tertata sesuai dengan masing-masing keperluan, tweeter,midrange,woofer,subwoofer.

Sedikit kekurangan dalam penggunaan crossover aktif adalah dia menggunakan power +12V, Ground, dan remote, secara teori hal ini bisa menimbulkan "noise" pada audio sistem, namun jangan khawatir, dengan cara pemasangan yang tepat, dan penggunaan kwalitas produk yang baik tidak akan terjadi masalah, seperti pada setiap "competition-level car audio system".

viewed :: 12771
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :