28 Mei 2024
SPORTS MOBIL

Charles Leclerc Tahan Tangis Di 10 Lap Akhir F1 GP Monaco 2024



Pebalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc tengah berbahagia karena untuk pertama kalinya ia bisa menang di negaranya sendiri saat mentas di Formula One (F1) GP Monaco 2024. Namun, sebelum kemenangan itu ada momen menarik, di mana Leclerc nyaris tak bisa melihat ke depan karena matanya yang sudah berkaca-kaca.

Ya, Leclerc sejatinya sangat terharu di 10 lap akhir karena tak sangka bisa memiliki kesempatan menang di Sirkuit Monako. Tak heran ketika tengah memimpin balapan dan race tinggal menyisakan 10 lap lagi, Leclerc tak kuasa menahan emosinya hingga nyaris menangis di mobilnya saat balapan berlangsung.

Sebagai informasi, Charles Leclerc untuk pertama kalinya berhasil memenangkan balapan kandang. Pebalap asal Monako itu sukses menjadi yang terdepan di Sirkuit Monte Carlo, Monako pada Minggu 26 Mei 2024.


Leclerc sukses mengasapi Oscar Piastri (McLaren) yang finis sebagai runner-up, dan rekannya, Carlos Sainz (Scuderia Ferrari) yang menempati posisi ketiga. Jelas kemenangan di GP Monaco itu sangat berarti bagi Leclerc.

Charles Leclerc

Saking terharunya, pebalap berusia 26 tahun itu mengatakan tak bisa menahan air matanya di 10 lap terakhir balapan itu. Ia sendiri sejatinya kesal dengan insiden itu, sebab ia nyaris tak bisa melihat tikungan karena matanya sudah berkaca-kaca.

“Saya rasa saya paling berjuang untuk menahan emosi saya selama 10 lap terakhir balapan, lebih dari saat di podium,” ujar Leclerc dinukil dari Crash, Selasa (28/5/2024).

“Saya menyadari sebenarnya dua lap menjelang akhir bahwa saya kesulitan untuk melihat keluar dari terowongan hanya karena saya meneteskan air mata, dan saya seperti 'sialan Charles, kamu tidak bisa melakukan itu sekarang, kamu masih memiliki dua lap untuk diselesaikan’ Terutama di trek seperti Monaco, Anda harus terus melaju hingga akhir,” tambahnya.

Lebih lanjut, Leclerc mengatakan emosi itu tak tertahankan karena mengingat perjuangannya selama ini. Sebelumnya, dalam tujuh balapan seri Monaco pada ajang F1 dan F2, Leclerc lima kali gagal finis serta berakhir di posisi empat dan enam dalam dua seri balapan terakhir.

Charles Leclerc

“Sangat sulit untuk menahan emosi tersebut, sekali lagi pemikiran tentang orang-orang yang telah membantu saya mencapai posisi saya saat ini. Ini hanya sebuah kemenangan. Musim ini masih sangat, sangat panjang. Ini adalah 25 poin seperti kemenangan lainnya,” tutup Leclerc.

Sumber : sports.okezone.com

viewed :: 187
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :