20 November 2023
SPORTS MOBIL

WRC Jepang: Evans Memperpanjang Keunggulan



Elfyn Evans memperpanjang keunggulannya di Reli Jepang setelah melewati kondisi yang sangat licin di pagi hari terakhir seri penutup WRC 2023. Pereli Toyota ini menambah keunggulannya atas rekan setimnya, Sebastien Ogier, dengan selisih 9,6 detik pada tiga etape Minggu pagi sehingga memimpin hingga 1:24,6 detik.

Kalle Rovanpera menjaga harapan tiga besar dikuasai Toyota tetap hidup dengan mengakhiri putaran di urutan ketiga, terpaut 1,5 menit. Namun, perebutan posisi keempat masih imbang dengan Esapekka Lappi dari Hyundai yang unggul 16,2 detik di depan Toyota yang dikendarai oleh Takamoto Katsuta, yang melompati Ott Tanak dari M-Sport ke posisi kelima.

Hari Minggu dimulai dengan para pereli menghadapi ujian keterampilan yang sesungguhnya di jalan aspal yang basah dan licin dengan ancaman salju di udara. Thierry Neuville dari Hyundai tampil sebagai pacesetter di tes pertama hari itu, stage 17 (Asahi Kougen, 7.52km), yang akan menjadi tuan rumah Power Stage yang akan mengakhiri reli pada sore hari.

Pereli Belgia ini meraih kemenangan kedua dalam reli ini, dengan mencatatkan waktu 2,1 detik lebih cepat dari Katsuta yang berusaha keras untuk mencapai posisi keempat. Pereli Jepang ini beruntung bisa selamat dari sebuah luncuran liar menjelang akhir tes.

Rival terdekatnya, Tanak, tidak seberuntung itu, ia mengalami setengah putaran di tikungan yang sama di mana Katsuta mendapatkan momennya. Tanak, yang berada di posisi kelima secara keseluruhan, mencapai akhir etape usai tertinggal 5,3 detik dari Katsuta dan jarak antara keduanya di klasemen menjadi 9,6 detik.

"Saat itu tinggal menang atau kalah. Kami mencoba untuk mengatasinya tapi belum berhasil. Saya salah mengambil jalur keluar," ujar Tanak. Pemimpin reli Evans menolak untuk mundur dan mencatat waktu tercepat ketiga untuk memperpanjang keunggulannya atas Ogier dengan 1,8 detik.

Etape berikutnya terbukti menjadi yang tersulit dalam reli ini karena daya cengkeram yang sangat rendah di jalan Kota Ena sepanjang 22,92 km yang sempit dan berkelok-kelok. Neuville menyimpulkan tantangan ini dengan menyatakan, "untuk hari terakhir reli, Anda tidak dapat membayangkan sesuatu yang lebih sulit dari ini." Pereli Hyundai ini berhasil menyelesaikan balapan dengan baik, mencatatkan waktu tercepat, 6,1 detik lebih cepat dari Katsuta, yang mempertahankan posisinya.

Jagoan tuan rumah terus memperkecil gap dengan Tanak yang hanya terpaut 0,4 detik di akhir etape. "Kami tidak punya apa-apa untuk melawannya jadi tidak ada yang bisa kami lakukan," ungkap Tanak. "Sangat sulit dan keseimbangannya sangat buruk, rasanya seperti mengendarai mobil dengan tusukan di bagian depan. Ini bukan hal baru tahun ini, perasaannya tidak ada dan tidak ada yang bekerja."

Ott Tänak, Martin Järveoja, M-Sport Ford World Rally Team Ford Puma Rally1

Evans yang cemas kembali menekan dan berhasil mencatatkan waktu tercepat ketiga untuk makin memperbesar keunggulannya atas Ogier. "Anda tidak akan tahu apakah seseorang ingin melakukan dorongan besar. Anda bisa membuat perubahan besar dalam satu menit dalam kondisi seperti ini. Kami hanya mencoba untuk menutupinya saat ini," ujar Evans.

Lappi berjuang keras untuk mendapatkan kecepatan dari mobil Hyundai dalam kondisi basah, namun berhasil mempertahankan posisi keempat secara keseluruhan, meskipun selisih waktu dengan Katsuta yang berada di posisi keenam berkurang menjadi 25,9 detik.

Katsuta meningkatkan peluangnya untuk merebut posisi keempat dari Lappi dengan memenangi Etape 19 (Nenoue Kougen, 11,6 km), yang menampilkan jalan basah yang dilapisi salju yang baru turun semalam.

Takamoto Katsuta, Aaron Johnston, Toyota Gazoo Racing WRT NG Toyota GR Yaris Rally1

Catatan waktu tercepatnya 5,3 detik lebih cepat dari Neuville, diraihnya meski sempat bersenggolan dengan rintangan. Namun, ia berhasil meraih posisi kelima secara keseluruhan dari Tanak, dengan hanya selisih 16,2 detik antara pebalap Toyota tersebut dengan Lappi.

"Tentu saja, saya harus menekan, jadi saya menggunakan rintangan seperti di Swedia. Semuanya baik-baik saja - kami menyentuh pembatas tetapi cukup lembut dan itu membuat kami kembali ke jalan lebih cepat," ungkap Katsuta.

Evans kembali mampu mengalahkan pesaing terdekatnya Ogier, kali ini dengan selisih waktu 1,6 detik, untuk memperbesar keunggulannya menjelang tiga etape terakhir. Andreas Mikkelsen terus memimpin WRC2 di posisi ketujuh secara keseluruhan di depan Gregoire Munster, yang selamat dari putaran liar di etape 18.

Sumber : id.motorsport.com

viewed :: 1109
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :