21 Juli 2021
SPORTS MOTOR

Sebagian Besar Pekerjaan Trek Mandalika Hampir 100 Persen



Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku penanggung jawab Mandalika International Street Circuit terus menggenjot pembangunan mengejar tenggat.

Pembangunan sirkuit jalan raya Mandalika terus dikebut. Maklum, antara akhir bulan Juli hingga awal Agustus, proses homologasi alias pemeriksaan kelayakan sirkuit untuk menggelar ajang sekelas kejuaraan dunia, akan dilakukan.

Seperti diketahui, Mandalika sudah masuk kalender Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2021 dan akan menjadi balapan terakhir, putaran ke-13, pada 12-14 November mendatang.

Selain WSBK, pada waktu bersamaan, Mandalika juga akan menjadi balapan penutup Asia Talent Cup 2021. Balap satu merek dengan motor spesifikasi Moto3, Honda NSF250R, ini mengakomodasi pebalap muda di Asia-Pasifik untuk meniti jalan menuju MotoGP.

Bakal menjadi dua ajang bergengsi membuat Mandalika harus benar-benar siap. Maklum, keberhasilan menggelar WSBK dan Asia Talent Cup tentu bakal menjadi rekomendasi untuk MotoGP yang dijadwalkan mampir ke Mandalika pada Maret 2022.

Untuk membuat Mandalika menjadi sirkuit dengan Grade A, jelas banyak sekali pekerjaan konstruksi yang dilakukan terkait pembangunan trek sepanjang 4,31 km dengan 17 tikungan tersebut.

Kendati harus berpacu dengan waktu agar selesai sesuai tenggat, MGPA menegaskan bila hasil pekerjaan yang mereka lakukan harus benar-benar sesuai dengan standar dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM).

Inilah yang membuat pekerjaan konstruksi terkesan lambat. Sampai pertengahan bulan Juli 2021, progres enam dari delapan pekerjaan khusus trek sudah hampir 100 persen selesai.

Pertengahan Juli ini, progres keseluruhan pekerjaan konstruksi sudah mencapai 81,42 persen. Ada pekerjaan konstruksi di beberapa area yang hampir selesai 100 persen.

Area-area tersebut adalah run-off gravel yang sudah 99 persen, run-off grass sudah 95 persen, terowongan dan tembok penahan sisi utara sudah 98 persen, outer-inner service road mencapai 95 persen, serta pemasangan concrete barrier sudah 99 persen.

Selain trek, pekerjaan lain juga terus dikebut. Sebut saja pengaspalan dan track lane yang akan selesai pada akhir bulan ini.

Tidak hanya pekerjaan trek, pembangunan fasilitas pendukung pun tengah dikebut pengerjaannya. Race control misalnya, yang kini sudah mecapai 74 persen. Sedangkan medical center masih dalam tahap penyelesaian.

Race control Sirkuit Mandalika dirancang dengan desain atap yang unik. Bangunan dua lantai tersebut mengambil desain atap Bale Lumbung, yang merupakan salah satu jenis rumah adat Desa Sasak Sade di Lombok Tengah.

Desain atap ini merupakan simbol kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat suku Sasak dan juga sebagai lambang identitas dari Lombok Tengah.

Sumber : id.motorsport.com

viewed :: 159

Berita Terkait Lainnya :