29 Desember 2019
TIPS MOBIL

Cara Mengatasi Masalah Listrik Dan Merawat Kelistrikan Pada Mobil


Sebagian mekanik/montir mobil mengatakan, mencari kerusakan kelistrikan mobil ibarat
mencari jarum dalam jerami dan lebih sulit dibanding dengan masalah mengatasi mesin
mobil. Mencari satu bagian yang rusak bisa jadi harus mengurut satu-persatu setiap
komponen mobil, dimulai dari aki hingga jalur yang menjurus pada bagian yang rusak
listriknya, apalagi jika mobil tersebut sudah menginjak usia senja atau mobil tua.

Kerusakan kelistrikan mobil pada umumnya akan berdampak besar pada mobil-mobil keluaran terbaru yang semakin hari semakin digital, satu saja yang rusak bisa mempengaruhi
seperti lampu redup, HID tidak normal, klakson tidak jalan, lampu sein, lampu
indikator, central lock, power window, power steering, wiper, dll.

Kali ini kita akan membahas cara pertama kali atau pada saat urgent bila terjadi maslah
pada kelistrikan mobil momoners, maka inilah hal yang wajib anda ketahui:

- Pertama momoners harus benar-benar punya cadangan sikring mulai dari 10 amper, 15
amper dan 20 amper (umum), atau kawat kabel untuk jemper jika sikring tidak ada.
- Kedua anda harus cek pusat sikring yang berada di kap depan.
- Ketiga anda juga harus cek pusat sikring yang ada dibawah dashboard.
- Keempat buka penutup sikring, (jangan dipaksa, cari celah untuk membuka, hati-hati
sikring dapat patah atau pecah).
- Kelima perhatikan dengan benar dan teliti, cari sikring mana yang putus.

Sikring adalah hal utama yang wajib untuk dicek berkala untuk masalah kelistrikan,
memang tak bisa dipungkiri, bahwa bila sebuah barang digunakan maka semakin lama juga
akan semakin berkurang performanya. Termasuk juga mobil, tentu akan ada masalah yang
ditemui oleh momoners sebagai pemiliknya. Penurunan kinerja pada mobil, wajar terjadi.

Salah satu masalah yang sering ditemui adalah masalah kelistrikan pada mobil. Lalu
bagaimana mengatasi masalah kelistrikan pada mobil?.

Beberapa masalah kelistrikan pada mobil biasanya ditandai dengan ketidaknormalan
kinerja pada komponen-komponen mobil. Mulai dari lampu yang kadang terang, kadang
redup, semburan air ac yang semakin banyak jumlahnya, dll. Selain itu silahkan juga ada
beberapa kendala selain sikring, seperti:

Cek Kondisi Aki Mobil.
Langkah awal yang bisa anda lakukan adalah memeriksa kondisi aki mobil anda. Karena aki
yang tidak bekerja, ataupun mengalami masalah maka akan menimbulkan pula masalah pada
ketersediaan suplai listrik yang dibutuhkan oleh mobil anda.  Selain itu cek pula masa
berlaku aki, karena bila sudah melewati masa, kinerja aki anda akan berkurang atau sama
sekali harus diganti. Aki memiliki umur pakai, biasanya berkisar dua hingga empat
tahun.

Kemudian anda juga bisa memulai dengan memperhatikan listrik yang keluar atau masuk ke
aki, untuk menjaga aki agar tetap dalam kondisi yang baik. Air aki juga tidak boleh
dalam kondisi kering, karena itu dapat mengakibatkan sel aki rusak. Kondisi voltase
normal adalah 12-13 volt, yang bisa anda periksa dengan voltmeter.

Periksa kabel dan jangan pernah menyambungnya.
Karena ini adalah masalah kelistrikan, maka momoners juga perlu untuk memeriksa kondisi
kabel dalam mobil momoners. Ini untuk mengetahui kabel yang terlepas atau mungkin
bergeser, terlilit atau rusak. Bila kerusakan terjadi, untuk mengatasinya, upayakan
untuk tidak menyambung kabel, karena itu dapat membahayakan atau membuat kabel lebih
cepat untuk rusak lagi. Jadi sebaiknya momoners mengganti semua kabel sekaligus.

Bila kabel putus dipaksakan disambung dengan kabel baru, ini dapat menyebabkan
kebocoran listrik, bahkan hingga konsleting. Tapi bila benar-benar terpaksa untuk
menyambungnya, momoners harus memastikan bahwa momoners telah menyambungnya dengan baik dan benar. Anda bisa menggunakan part sambungan ataupun dengan menggunakan solder kabel dan jangan lupa untuk menutupnya dengan isolasi yang kuat sehingga bisa menutup sambungan dengan baik.

Perhatikan Alternator.
Menyuplai listrik ke dalam aki adalah fungsi dari alternator. Jadi pastikan juga bahwa
alternator mobil momoners juga dalam kondisi yang baik. Karena tidak mudah untuk
memastikan kondisi alternator maka momoners memerlukan alat. Ambil lampu LED kemudian
anda tempelkan pada konektor lighter saat lampu LED menyala merah maka alternator dalam
kondisi buruk namun bila berwarna biru itu menunjukkan alternator dalam kondisi baik.

Semoga tips ini dapat dimanfaatkan oleh momoners dalam keadaan darurat dan sedikit
pengetahuan untuk melakukan perawatan pada komponen kelistrikan mobil momoners.

viewed :: 12220
Berita Terkait Lainnya :