15 November 2017
TIPS MOTOR

Mau Modifikasi Motor Injeksi? Jangan Otak-atik Komponen Ini


Hampir semua industri motor saat ini sudah mengeluarkan sepeda motor dengan teknologi
injeksi atau yang dikenal EFI (electronic fuel injection). Bagi yang suka otak-atik
sepeda motor, motor dengan sistem injeksi juga tak luput untuk di modif. Demi hasil
modifikasi yang bagus, beberapa modifikator sering merelakan bagian-bagian motornya
untuk di amputasi. Namun pada motor dengan sistem injeksi tentu hal ini tidak bisa
dilakukan secara sembarangan. Ini dikarenakan di motor injeksi terdapat banyak sensor
serta perangkat elektronik yang sangat sensitif.

 Untuk modifikasi motor injeksi hendaknya memperhatikan mana part-part yang bisa di
comot dan mana yang tidak boleh diotak-atik. Karena jika salah, ujung--ujungnya mesin
gak mau hidup. Di lansir dari otomotifnet, berikut ini bagian-bagian atau komponen yang
tidak boleh diotak-atik saat mau melakukan modifikasi pada motor injeksi.

Kunci kontak
Meski komponen ini terlihat sepele, namun sebaiknya jangan diganti milik motor lain
apalagi yang after market. Sebaiknya kunci kontak asli tetap dipertahankan. Pernah ada
kasus, ada yang mau modif Suzuki Inazuma dan mengganti kunci kontak, hasilnya justru
motor gak mau hidup. Beberapa modifikator juga sering mengganti sok depan dengan ukuran
yang lebih besar, sehingga segitiga atasm bawah serta kunci konta harus diganti.
Sebaiknya hal tersebut tidak usah dilakukan.

Pompa Bensin
Beberapa modifikator juga sering modifikasi motor injeksi dengan mengganti tangki
bensin. Jika hal tersebut dilakukan maka sebaiknya pompa bensi asli tetap dipertahankan
dengan posisi dan kemiringan yang sama. Jika posisinya berubah tentu berdampak pada
performa mesin yang kurang maksimal.

Bank Angle Sensor
Ketika seseorang terjatuh dengan menggunakan motor injeksi, maka mesin akan secara
otomatis mati pada sudut tertentu. Hal ini dikarenakan adanya bank angle sensor. Jika
tunggangan di modif total, biasanya posisi piranti ini juga ikut berubah. Nah jika
kemiringanya berubah maka imbasnya mesin tidak bisa hidup. Untuk itu jika mau dipindah
usahakan posisinya tetap sama seperti semula.

ECU
ECU merupakan bagian terpenting dalam motor injeksi, karena perangkat ini adalah otaknya
motor injeksi. Sebaiknya piranti ini jangan di otak-atik. Jika terpaksa dipindah, maka
simpanlah di bagian yang tertutup terhindar dari percikan air.

Kabel Bodi
Jika anda ingin memodifikasi motor injeksi dengan proses custom rangka yang harus
menggunakan pengelasan, maka sebaiknya piranti ini dilepas terlebih dahulu. Hal ini
dilakukan untuk menghindari kabel bodi melelh ataupun terbakar. Selain itu juga untuk
menghidari hubungan arus pendek saat melakukan proses pengelasan.

viewed :: 11367
Berita Terkait Lainnya :