24 Agustus 2019
SHOWROOM MOTOR

2008 Triumph T100: Scrambler With No Oil Cooler


Ada yang menarik dari Triumph T100 lansiran 2008 yang dimodifikasi bergaya Scrambler ini. Ya, Hammarhead Industries yang meng-customnya terpaksa harus melepas oil cooler karena dipandang mengganggu estetika.

Kendati telah merancang beberapa motor lain seperti Woodsman 500 berbasis Royal-Enfield dan motor listrik Volta 102, namun motor berjuluk Jack Pine ini masih menjadi favorit kami. Bukan karena bandrol yang melekat sebesar US$16.500, namun karena James Hammarhead sang pendiri gerai ini mengimplementasikan seluruh ide dan kreasinya hingga ke detail.

Selain melepas oil cooler yang dianggap kurang sesuai dengan konsep modifikasinya, James juga memangkas frame di buritan hingga 4 inci serta mendesain ulang seat unit agar serasi dengan panjang frame. Pengadopsian karburator Keihin CR yang disandingkan dengan air filter K&N, membuat mereka wajib mencangkok intake manifold lawas bawaan Triumph T120. Gelegar suara dari mesin berkapasitas 865 cc nya keluar lewat saluran pembuangan yang dirancang oleh Specialty Spares. Menurut James, "Suara yang keluar masih sangat besar. Sangat berbeda dibandingkan dengan raungan Volta 102 yang terdengar sangat halus."

Yang menarik pada motor yang menggunakan sistem suspense Race Tech Gold Valve Emulators di depan dan Works Performance di belakang ini adalah dipensiunkannya sistem pendingin oli. James mengkalim bahwa langkah yang dilakukannya ini tidak akan berimbas pada apapun. "Dengan jetting yang lebih besar dan pipa baru di exhaust system, temperature oli tidak akan pernah mendapatkan masalah. Sebelumnya saya telah meng-custom Spurgin oil cooler. Namun saat menunggu selang oli dating, kakak saya menantang untuk membuang perangkat yang tidak perlu untuk memangkas bobot motor. Untuk orang seperti saya, hilangnya pendingin oli juga berarti pemotongan budget," tegas James.  [w33]


viewed :: 11605
Berita Terkait Lainnya :