10 November 2019
SHOWROOM MOTOR

Honda CBR250R Disulap Menjadi Scrambler


Honda CBR250R milik Rakesh Kapoor terlihat gagah dengan tampilan modifikasi bergaya Scambler. Bagi pria asal India ini, dunia sepeda motor yang sudah didapat dari sang Ayah sejak kecil membuatnya cinta mati.

Apalagi kemacetan jalanan Jakarta yang menjadi "musuh" dalam melakukan aktifitasnya yang super sibuk, membuat pria yang menjadi bos di salahsatu group property ini memilih sepeda motor untuk menunjang aktifitasnya.

Bahkan pria yang sudah 11 tahun tinggal di Indonesia ini memodifikasi motornya agar terlihat beda. Untuk memenuhi keinginannya agar tampilan pacuan kebanggaannya terlihat beda, Rakesh mempercayakan kepada Donny Ariyanto sebagai punggawa Studio Motor. Di rumah modifikasi  tersebut  dia "curhat" ingin punya motor bergaya Scambler.

"Walaupun motor ini nantinya sudah tidak dalam bentuk aslinya, saya ingin riding position yang nyaman untuk menebus kemacetan di Jakarta," buka pria ramah ini.

Menanggapi hal itu, Donny yang jago custom modifikasi membuatkan desain konsep. Urusan konsep deal, baru menuju proses pengerjaan. Awal pengerjaan, Donny fokus pada area sasis, bodi dan kaki-kaki.

Pada bagian sasis, seluruh bagian subframe dipotong habis. Lalu dibikin ulang dengan mengandalkan pipa seamless berdiameter 23 mm dengan tebal 3,5 mm. "Saya ganti seluruh bagian subframe maksudnya agar dapat memberikan tampilan yang harmonis dan lebih bisa menampilkan kesan klasik yang kental," bilang Donny.

Kelar urusan sasis, proses modifikasi mengarah pada bagian bodi. Menurut Donny, pada bagian bodi sengaja dibikin mirip dengan Triumph Scrambler yang memang menjadi inspirasi bagi Rakesh. Untuk dapat memujudkan insiprasinya bahan galvanis dengan tebal 1,2 mm dirasa pas untuk menyulap bodi CBR250R ini bergaya Scambler.

Baru proses modifikasi dilanjut ke bagian kaki-kaki. Agar tampilan motor terlihat gagah dan untuk mengimbangi bodi yang sedikit gendut, maka dipilih sokbreker milik Kawasaki ZX6 dengan model upside down. Sok depan tadi, dikombinasikan dengan velg TK 13.00-18 yang dibalut ban Firestone Deluxe Champion 4.00-18. Sementara pada bagian belakang, swing arm tetap mengandalkan aslinya. Hanya suspensi yang aplikasi model monoshock mengandalkan sokbreker milik YSS Z-Series. Sedangkan ban Firestone Deluxe Champion 4.50-18 yang membalut pelek TK 3.50-18 ini menjadi "alas kakinya".

Sekarang ke proses pemilihan warna, untuk urusan itu Rakesh tidak mau berkompromi. Dia memilih warna klasik, Red Burgundy dicampur dengan Khaki Brown sebagai dedikasi kepada Ayahnya yang pernah memiliki varian motor BMW R25 dengan warna tersebut. "Ini sebagai dedikasi tertinggi untuk Ayah saya terhadap pekerjaan kustom yang kami lakukan," tegas Rakesh.

Nah, karena warna itu sebagai dedikasi terhadap Ayah Rakesh, Donny tidak mau mengecewakan. Artinya agar catnya bisa mengkilap Komet Studio yang mengerjakan proses pengecatan memilih Sikkens untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Proses modifikasi tidak berhenti sampai disitu, Donny selalu respek terhadap aksesoris detail yang menjadi penyempurna proses modifikasi. Seperti headlamp milik Suzuki Thunder 250 yang bisa membuat motor menjadi lebih sangar dan sebagai sumber cahaya kala riding di malam hari, setang fatbar milik Scarlet yang dikombinasi dengan handgrip milik Yamaha Mio Fino yang membuat kesan klasik dan posisi berkendara menjadi nyaman.

Setelah semuanya kelar, Rakesh melakukan test ride. Alhasil, ketika motor baru menginjak jalan raya, pengendara motor lainnya memberikan apresiasi yang positif, dengan bangga Rakesh melemparkan senyuman kepada biker lain yang respek terhadap hasil modifikasinya. Smile of satisfaction..... [w33]

Data modifikasi :
Ban depan: Firestone Deluxe Champion 4.00-18
Ban belakang: Firestone Deluxe Champion 4.50-18
Velg depan: TK 3.00-18
Velg belakang: TK 3.50-18
Setang: Scarlet
Knalpot: Custom
Rantai: TK Japan Gold
Studio Motor: Jl. Gapura Menteng Asri No.4, Sektor 5 Bintaro Jaya Tangerang Selatan
Telepon : +62818 08199489 / +62812 19723968

viewed :: 12418
Berita Terkait Lainnya :