26 Maret 2020
TIPS MOBIL

Cara Memaksimalkan Kerja Lubang Penyemprot Air Wiper


Saat ini, hujan sudah mulai membasahi beberapa daerah, mulai intensitas ringan hingga
tinggi. Ada baiknya mulai mempersiapkan diri dan juga mobil untuk menghadapi musim hujan.
Periksa beberapa komponen yang berhubungan langsung, antara lain ban dan wiper.

Berkaitan dengan pandangan, sistem wiper punya peran penting sebagai penyeka dan pembersih kaca. Nah ketika intensitas ringan atau kondisi setelah hujan, biasanya kaca mudah kotor akibat bias air atau cipratan mobil lain. Biasanya bias ataupun air yang menempel di kaca
cenderung kotor. Pada kondisi ini secara reflek Anda pasti akan mengaktifkan penyemprot air
wiper. Menjadi merepotkan bahkan membahayakan ketika sistem penyemprot air wiper tersebut tidak aktif, karena pandangan menjadi kabur akibat kaca kotor.

Jika saat diaktifkan ternyata tidak ada air yang keluar dari lubang penyemprot, maka ada 4
penyebab. Pertama, motor tidak berfungsi dengan baik atau bahkan sudah rusak. Kedua, tidak ada air di tempat penyimpanan. Ketiga, ada kebocoran pada selang atau tidak tersambung dengan baik. Terakhir, lubang penyemprot mampat atau semprotan air tidak tepat sasaran.

Solusi
Untuk masalah pertama, tidak ada solusi selain mengganti motor. Penyelesaian untuk masalah
selanjutnya bisa Anda lakukan sendiri. Guna menyelesaikan penyebab kedua cukup isi air pada tempat penyimpanan. Sedangkan problem ketiga bisa dengan mengganti selang atau
menyambungkannya pada saluran yang benar.

Jika ketiga masalah tersebut sudah teratasi namun air masih tak keluar, berarti ada yang
mampat di lubang penyemprot. Masalah terakhir Anda juga bisa memperbaiki sendiri. Khusus
mobil merek dari Jepang, lubang penyemprot air wiper menempel di kap depan. Anda cukup
menyediakan peniti atau jarum pentul untuk membantu proses tersebut.

Tusukkan bagian tajam peniti atau jarum pentul ke lubang penyemprot air wiper. Lalu puntir
peniti atau jarum tersebut hingga terasa tidak ada lagi yang mampat. Setelah itu coba
aktifkan, lakukan berulang hingga cipratan air lancar. Anda juga bisa mengatur arah
semprotan air menggunakan peniti atau jarum pentul. Masukkan ke lubang lalu goyangkan jarum sesuai keinginan, atas, bawah, kanan atau kiri.

viewed :: 11824
Berita Terkait Lainnya :