06 Desember 2018
TIPS MOBIL

Lepas Ban dari Velg, Jangan Dicongkel-Congkel!


Melepas karet ban dari velg, terutama untuk sepeda motor, memang menjadi 'PR' tersendiri. Hal ini terlebih lagi jika harus dilakukan dalam kondisi darurat. Pasalnya, 'kondisi darurat' untuk penggantian ban biasanya dilakukan tanpa menggunakan mesin tire changer. Padahal, jika dicongkel-congkel, velg bisa penyok.

"Pemasangan ban jangan dicongkel-congkel. Pakai tire changer. Kalau terpaksa ya tentu mau bagaimana. Tapi dicongkel itu kadang menyebabkan cacat di pelek, kadang di bibir ban," ujar Safi Saelendra dari Sole Distributor Chemco Cast Wheel.

Penggunaan  tire changer memang akan menjaga kualitas kelok suatu velg. Pasalnya, jika velg cacat gara-gara dicongkel-congkel, apalagi tenaga si tukang ban yang sedemikian dahsyat, maka yang ada antara ban sobek atau velg memberi celah sehingga ban akan bocor. "Kalau bibir velg robek, otomatis ban bocor," tambahnya.

Kerusakan pada velg produksi Chemco sendiri bukan suatu hal yang teralpakan. PT Alcar Chemco Indonesia selaku produsen mengaku bahwa ada saja klaim untuk produknya, walau terbilang segelintir.

Kadang hal itu datang dari luar kecacatan produknya. Misalnya karena kesalahan pemasangan. "Misalnya, dia pasang bearing jelek, pas dia masukin, bearingnya rontok, akhirnya rumah bearingnya kena," ujarnya.

viewed :: 11840
Berita Terkait Lainnya :