31 Juli 2019
CLUB MOTOR

Vespa Antique Club Indonesia (VAC Indonesia)


Bagi penggemar kuda besi khususnya Vespa di Jakarta dan sekitarnya, nama Vespa Antique Club Jakarta (VAC Jakarta) dirasa bukan hal asing di telinga. Ya, selain prestasi ditorehkan, aturan klub pun selama ini diterapkan secara tegas.

VAC Jakarta adalah cabang dari Vespa Antique Club Indonesia (VAC Indonesia). Cikal bakal berdirinya VAC Indonesia di kota Bandung, Jawa Barat, pada 28 Oktober 1993. Perkumpulan penggemar scooter ini terdaftar resmi di Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bandung. Jawa Barat dengan nomor registrasi 053. "Klub Ini merupakan perkumpulan vespa tertua yang menjadi cikal bakal berdirinya klub atau perkumpulan sejenis di Indonesia." .

VAC Jakarta dibentuk pada 28 Oktober 2003. Saat Itu dimotori oleh anggota VAC dari Bandung yang kebetulan bekerja di Jakarta. Dari sekadar Ikut nongkrong di club scooter Independent dan Ikutan forum komunikasi scooter independent sambi] mengenalkan VAC sebagai klub vespa Independent yang lumayan lama di Bandung."Waktu itu di VAC sendiri terbentuk beberapa cabang yang meliputi daerih Jawa Barat, Lampung, dan Padang. Di Jakarta VAC belum berdiri, sehingga ada yang usul membentuk cabang VAC di Jakarta," Jelas Ery.

Berangkat dari ketertarikan dan kesamaan pandangan itulah, beberapa scootertst mencoba melakukan pendekatan kepada sesepuh VAC dan ke pengurus VAC untuk memperoleh izin memelopori pembentukan VAC cabang Jakarta. Temyata ide itu mendapat respon positif. Saat itu terkumpul sekitar 10 motor yang akan bergabung dengan VAC Jakarta dengan base camp tongkrongan di Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat. Setelah mendapat restu, VAC Jakarta menggelar turing perdana 25 November -1 Desember 2003 di tiga pulau, yaitu Jawa, Bali, dan Lombok. Tujuannya untuk silaturahmi dan memperkenalkan diri.

Menyinggung kegiatan yang dilakukan VAC Jakarta, akhir Desember tahun lalu, menggelar pemecahan rekor Muri untuk parkir vespa terpanjang, yaitu 10.100 vespa di Museum Purna Bhakti Pertiwi. Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Anggotanya selektif bagi skuteris yang mau bergabung, VAC menerapkan aturan yang wajib dipatuhi. Misalnya, berusia 17 tahun dan wajib memiliki SIM C. Mengisi formulir dan bagi pelajar harus mendapat persetujuan dari orangtua. Anggota VAC Jakarta dibebani iuran sebesar Rp10 ribu per bulan. Selain Itu, anggota VAC dilarang keras mengonsumsi narkoba. Dalam mengendarai kendaraan wajib memakai helm, ada spion, mengenakan jaket, sepatu, dan celana panjang. Serta kelengkapan surat kendaraan bermotor.

Dalam menegakan aturan dalam struktur kepengurusan ditunjuk semacam ketua bidang disiplin anggota. Tugasnya membina dan menertibkan anggota yang nakal. Bidang Itu saat Ini diketuai oleh Ato. Dia mengatakan, selama ini VAC menerapkan secara tegas aturan. "Pernah ada anggota yang memakai narkoba? Tapi baru akan kita ambil tindakan, sudah mengundurkan dari." kata Ato, dan saat ini VAC Jakarta didapuk menjadi mitra Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengampanyekan anti narkoba pada saat event Djakarta Vespa Festival 2009 lalu.

Dalam pelaksanaan kegiatannya VAC Jakarta tidak mengurusi seputar Vespa saja. Mereka Juga menggelar aksi sosial. Misalnya menyantuni anak yatim dan anak jalanan. Dan untuk menjalin silaturahmi anggota, setiap Sabtu pukul 21.00 -24.00 menggelar kopdar alias kopi darat. Lokasinya di samping kampus YAI, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.(RV)

viewed :: 16402
Berita Terkait Lainnya :