03 Oktober 2025
SPORTS MOTOR
Practice Moto2 Indonesia: Manuel Gonzalez Pecah Rekor

Manuel Gonzalez memecahkan rekor waktu lap tercepat Moto2 Indonesia, pada Practice di Sirkuit Mandalika, Jumat (3/10/2025). Ia membukukan 1:32,996. Pebalap yang jadi acuan waktu tercepat silih berganti di akhir lima menit pertama. Hanya Alex Escrig yang belum membukukan waktu di awal karena motornya bermasalah.
Celestino Vietti crash di Tikungan 2, sesaat setelah menciptakan waktu lap terbaik, 1:33,573. Mario Suryo Aji jadi juru kunci di 14 besar, yang rentan tereliminasi. Tony Arbolino lalu merebut posisi pertama, lalu dinetralisir oleh Manuel Gonzalez yang mencatatkan 1:33,253.
Setelah 15 menit, pebalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP asal Spanyol masih kokoh. Mario Aji turun drastis ke P19. Gonzalez memotong waktu lapnya tinggal 1:33,161 dan meninggalkan Tony Arbolino dengan gap 0,305 detik dan Ayumu Sasaki 0,341 detik.
Pebalap Blu Cru Pramac Yamaha Moto2 hampir terjatuh, tapi melakukan penyelamatan gemilang. Di saat itu, ia kehilangan posisi kedua dari David Alonso dan ManuGas mendobrak 1:32, tepatnya 1:32,996.
Jorge Navarro crash di Tikungan 4 karena hilang cengkeraman di bagian depan, ketika Dani Munoz dan David Alonso berebut posisi kedua. Gonzalez tak tergoyahkan di sisa tujuh menit ketika dua rival terdekatnya, Munoz dan Alonso, berada di pit.
Aron Canet kembali harus menelan kekecewaan. Pebalapp Fantic Racing itu highside di Tikungan 16 ketika berusaha naik dari urutan ke-19 ke 14 besar. Kans merebut titel juara menipis ketika rival utamanya, Manuel Gonzalez tak tersentuh di puncak tabel waktu.
Setelah bendera kotak-kotak berkibar, Gonzalez tetap bercokol di puncak. Dani Holgado, David Munoz, Arbolina, Jake Dixon, Marcos Ramirez, Ayumu Sasaki, David Alonso, Diogo Moreira, Collin Veijer, Barry Baltus, Albert Arenas, Zonta van der Goorbergh, Ivan Ortola menemani Gonzalez ke Q2.
Mario Suryo Aji gagal menunjukkan performa terbaiknya saat tampil di kandang sendiri. Harapan besar dari publik tanah air agar ia bisa menorehkan hasil positif ternyata tidak berjalan sesuai rencana. Tekanan tampil di hadapan pendukung sendiri justru membuatnya kesulitan menjaga ritme balapan.
Pebalap Honda Team Asia tersebut berjuang keras sepanjang jalannya lomba, namun persaingan ketat membuatnya semakin sulit menembus posisi depan. Dengan motor yang kurang kompetitif dan strategi yang belum maksimal, Mario harus puas hanya berupaya mempertahankan posisinya dari awal hingga akhir balapan.
Hasil akhirnya pun kurang menggembirakan. Mario hanya mampu finis di urutan ke-23, jauh dari target yang diharapkan. Meski begitu, pengalamannya berlaga di kandang sendiri menjadi pelajaran berharga untuk evaluasi ke depan. Ia diyakini masih memiliki potensi untuk bangkit pada seri-seri berikutnya dengan persiapan yang lebih matang.
Hasil Practice Moto2 Indonesia :
.jpg)
Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :



