17 September 2021
SPORTS MOBIL

Statistik Impresif Daniel Ricciardo Dan McLaren Di F1 GP Italia



Insiden Max Verstappen dan Lewis Hamilton pada lomba F1 GP Italia terkesan menutupi torehan impresif yang dibukukan Daniel Ricciardo dan Tim McLaren.

Terlepas dari kecelakaan yang terjadi antara dua kandidat kuat juara dunia Formula 1 2021 tersebut, sejulah torehan menarik dibuat sang pemenang GP Italia, Daniel Ricciardo.

Bagi pebalap Tim McLaren-Mercedes tersebut, inilah kemenangan kedelapan pria asal Australia tersebut setelah GP di Kanada, Hungaria, dan Belgia pada 2014; Malaysia 2016; Azerbaijan 2017; serta Cina dan Monako 2018.

GP Monako 2018 digelar pada 27 Mei tiga tahun lalu. Jika dihitung sampai GP Italia 2021, Ricciardo berarti harus menunggu 1.204 hari untuk kembali menang setelah sukses di Sirkuit Monako.

Tidak sedikit yang menilai kemenangan Ricciardo di GP Italia lalu berbau keberuntungan. Faktanya, ia mampu mendominasi lomba sejak memimpin usai start dengan melibas Verstappen yang menempati pole position. 


Dalam lomba GP Italia yang berdurasi 53 lap (306,72 km) tersebut, Ricciardo memimpin balapan hingga 48 lap, yakni antara lap 1-21 dan lap 27-53. Sementara, rekan setim Ricciardo yang mampu finis P2 GP Italia, hanya sekali memimpin balapan (lap 23).

Kini, Ricciardo sudah mengoleksi 340 lap memimpin lomba dan berada di peringkat ke-48 statistik pebalap terbanyak berada di posisi terdepan balapan.

Sedangkan untuk pebalap yang masih aktif di F1, Ricciardo berada di posisi ketujuh di bawah Hamilton (5.229 lap, juga teratas dalam sejarah F1), Sebastian Vettel (3.499), Fernando Alonso (1.769), Kimi Raikkonen (1.305), Verstappen (1.056), dan Valtteri Bottas (676).

Podium utama Ricciardo di Monza juga menjadi kemenangan pertama McLaren sejak terakhir melakukannya di GP Brasil 2012 lewat Jenson Button di Sirkuit Interlagos.

GP Italia 2021 menjadi kemenangan ke-183 bagi tim asal Woking, Inggris, tersebut. Untuk total kemenangan, mereka hanya kalah dari Scuderia Ferrari yang memenangi 238 lomba F1 (terakhir GP Singapura 2019 lewat Sebastian Vettel).

Keberhasilan Ricciardo dan Noris menjadi dua pebalap pertama yang melibas chequered flag di GP Italia juga menjadi finis 1-2 ke-48 bagi McLaren. Sebelumnya, McLaren terakhir finis 1-2 di GP Kanada 2010 lewat Lewis Hamilton dan Jenson Button.

Torehan para pebalap McLaren di Monza juga menjadi finis 1-2 pertama yang dilakukan tim F1 sejak Lewis Hamilton-Valtteri Bottas melakukannya untuk Mercedes di GP Emilia Romagna 2020.

Untuk total finis 1-2, McLaren berada di peringkat ketiga (48) di bawah Scuderia Ferrari (84) dan Mercedes (58).

GP Italia 2021 juga spesial bagi Lando Norris karena ini finis podium kelima sekaligus yang tertinggi sepanjang karier F1-nya sejak debut di GP Australia 2019.

Empat finis podium yang direbut Norris sebelumnya hanyalah ketiga, yakni Austria 2020 serta Emilia Romagna, Monako, dan Austria 2021.     

Sumber : id.motorsport.com

viewed :: 1144

Berita Terkait Lainnya :