26 Juli 2021
HEADLINE MOTOR

Motor Baru Di Eropa Wajib Punya Fitur Panggilan SOS



Melihat perkembangan teknologi dan inovasi yang semakin canggih dan cerdas sekarang ini , tak terkecuali pada pasar otomotif dunia, menghadirkan berbagai peraturan dan standar regulasi baru yang mulai di terapkan saat ini.

Negara di Uni Eropa sekarang ini bergerak untuk menerapkan wajib sistem eCall SOS (Panggilan Darurat) di Eropa di semua jenis,cc dan model sepeda motor.

Peranti keselamatan di buat dengan berbasis sebuah perangkat seperti jam tangan pintar sudah memiliki fitur fungsi SOS dan memperingatkan layanan darurat tentang potensi insiden. Lalu ada juga yang menggunakan aplikasi berbasis akselerometer yaitu perangkat yang dapat mendeteksi saat pengendara terjatuh dan check-in sebelum mengirim bantuan.

Teknologi dan inovasi tersebut mengambil ide dari fitur yang terintegrasi ke dalam mobil baru sejak Maret 2018. Menurut Uni Eropa, eCall bertanggung jawab untuk menyelamatkan 2.500 nyawa dan mengurangi cedera serius sebesar 15 persen setiap tahunnya.

Hal Itu merupakan dampak yang cukup besar bagi produsen sepeda motor, pengembang komponen, dan spesialis aftermarket yang saat ini sedang mempersiapkan sistem eCall untuk memukul sepeda motor berikutnya.


Pada motor rakitan asal Jerman yatu BMW Mottorad sudah menawarkan fitur Panggilan Darurat Cerdas pada model tertentu mulai dengan harga terjangkau dan bebas biaya langganan. Lalu di pada sisi spesialis penyedia aftermarket seperti LoJack membuat sistem rancangan darurat berbayar tahunan dengan kelebihan fitur pelacakan kendaraan curian, dan perekaman rute.

Tak hanya itu saja, sebuah perusahaan pengembang komponen asal Jerman yaitu Bosch dan Continental, saat ini sedang mengembangkan unit untuk dijual ke pabrikan sepeda motor dan Yamaha berencana untuk membuat program eksklusif untuk jajarannya.

Tentu saja, setiap fitur sistem darurat yang disematikan oleh produsen motor memiliki perbedaan satu sama lain. Dalam kasus sepeda motor rakitan Jepang yaitu Yamaha, unit motor memiliki fitur panggilan petugas operator, lampu hazard, lampu depan, dan klakson untuk menarik perhatian.

Sementara Bosch dan LoJack memanfaatkan jaringan smartphone pengguna melalui Bluetooth sementara sistem Dekra menggunakan fitur panggilan pada alat berupa headset khusus untuk komunikasi pengendara.

Namun, beberapa pengendara sepeda motor sempat dikhawatirkan bahwa nantinya sebuah perangkat ini akan digunakan untuk melacak keberadaan dan perilaku gaya berkendara mereka. Namun, UE telah menetapkan bahwa sistem eCall hanya boleh mengirimkan informasi jika terjadi kerusakan.

Pengujian pada sistem ini direncakan pada tahun 2021. Akan tetapi pandemi virus COVID-19 yang berlangsung hampir di seluruh negara di dunia terpapar, makam pengujian di tunda hingga semua berjalan normal seperti semula.

Dengan begitu banyak perusahaan yang mengembangkan unit mereka sendiri, teknologi ini akan siap untuk diadopsi secara massal dalam waktu singkat.

Sumber : otomotif.sindonews.com

viewed :: 1174

Berita Terkait Lainnya :