28 Januari 2014
SPORTS MOTOR

Ayah Meninggal, Pebalap Moto2 Asal Jepang Berniat Pensiun Dini


Pebalap Jepang, Kohta Nozane terpaksa harus memikirkan kembali soal karirnya di Moto2 2014 akibat ayahnya yang meninggal baru-baru ini. Pimpinan JiR Moto2, Luca Montiron pun berencana pergi ke Jepang untuk mendiskusikan proyek mereka.

Dengan adanya situasi sulit ini, Nozane yang kini berusia 18 tahun terbesit untuk membatalkan niat berkarir di dunia balap. Padahal, ia pernah mendapatkan fasilitas wildcard di Motegi, Jepang tahun lalu. Ia juga sempat menggantikan Mike di Meglio di Australia dan Valencia.

"Saya ingin pergi ke Jepang untuk menunjukkan rasa belasungkawa pada Kohta dan keluarganya. Saya juga akan mengamati situasi. Kami sangat memahami bahwa peristiwa ini sangat berat baginya, namun kami akan mencoba mencari solusi," ujar Montiron.

Montiron pun mengaku tetap ingin mendukung para pebalap muda Jepang di kejuaraan dunia dengan mempertahankan Nozane. Montiron yakin Nozane bisa sesukses pendahulunya, yakni Tohru Ukawa, Makoto Tamada dan Shinya Nakano.

"Bersama Kohta, kami punya proyek bagus untuk tiga tahun ke depan. Saya punya segudang pengalaman dengan pebalap Jepang, seperti Ukawa, Tamada dan Nakano. Saya juga punya sponsor Jepang. Saya sangat ingin mendukung pebalap mereka. Uji coba pramusim akan digelar sebentar lagi, jadi kami harus segera mengambil keputusan," pungkas Montiron.      ..... (w33)


viewed :: 11918
Berita Terkait Lainnya :