13 Agustus 2020
HEADLINE MOBIL

Akibat Covid-19 Pendapatan Ferrari Anjlok 60 Persen


Ferrari memangkas perkiraan pendapatan setahun penuh setelah pendapatan pada kuartal kedua 2020 turun 60 persen akibat pandemi Covid-19. Namun, pesanan yang "sangat kuat" membuat saham produsen supercar Italia itu naik hampir 4 persen.

Kepala Eksekutif Ferrari, Louis Camilleri mengatakan, pesanan pada kuartal terakhir naik dua digit (persentase) secara absolut, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Permintaan tetap hidup dan buku pesanan kami naik secara signifikan," kata Camilleri, seperti dilansir dari Reuters.

Perusahaan mengatakan penjualan pada April-Juni 2020 terdampak penutupan produksi. Kondisi ini memangkas pendapatan perusahaan akibat penurunan penjualan mobil di seluruh dunia.

Pendapat perusahaan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) turun 60 persen menjadi 124 juta euro (145 juta dolar AS) pada kuartal kedua. Ini sejalan dengan perkiraan rata-rata 120 juta euro dari analis yang disurvei Reuters.

Ferrari saat ini mengharapkan EBITDA setahun penuh yang disesuaikan antara 1,075 miliar-1,125 miliar euro, dibandingkan proyeksi yang disampaikan pada Mei 1,05 miliar sampai 1,20 miliar euro. Ferrari pun mengharapkan pendapatan 3,4 miliar euro sepanjang 2020.

Ferrari terus maju dengan strategi peluncuran model baru untuk mendukung pertumbuhan dan profitabilitas. Ini membenarkan rencana mereka merilis dua supercar baru pada akhir tahun ini meskipun masih dibanyangi pandemi Covid-19.

"Hal-hal yang sedikit tertunda tetapi pada rencana awal. Tahun depan kami memiliki beberapa model menarik yang akan disajikan," kata Camilleri.

Sumber : www.inews.id

viewed :: 177

Berita Terkait Lainnya :