01 Agustus 2020
SPORTS MOTOR

Lin Jarvis Akui Yamaha Lakukan Kesalahan Dengan Tak Ikuti Saran Dari Rossi


Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, memberikan responsnya soal pernyataan Valentino Rossi yang menyebut sarannya sudah tak pernah didengarkan lagi oleh para teknisi Yamaha. Jarvis pun mengakui bahwa Tim Yamaha memang membuat kesalahan dengan mengabaikan saran dari Rossi tersebut.

Sebagaimana diketahui, Rossi memang membuat pernyataan bernada sedikit kontroversi seusai meraih podium ketiga di MotoGP Andalusia 2020 pada akhir pekan kemarin. Ya, Rossi mengungkapkan adanya permainan politik di tubuh Tim Yamaha pada saat ini.

Rossi beranggapan bahwa para teknisi Tim Yamaha sudah tidak menaruh kepercayaan kepadanya dalam upaya pengembangan motor mereka, yakni YZR-M1. Rossi menyebut para teknisi Tim Yamaha lebih percaya dengan apapun yang diucapkan oleh Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.


Apa yang dilakukan teknisi Tim Yamaha tersebut sejatinya tidak sepenuhnya salah. Pasalnya selama menjalani tes pramusim, Rossi memang menjadi pebalap Tim Yamaha dengan hasil yang paling mengecewakan.

Akan tetapi Rossi berhasil membuktikan bahwa kepada Tim Yamaha di MotoGP Andalusia 2020. Ya, The Doctor –julukan Rossi– tampil begitu kompetitif dengan setup berbeda dengan tiga pebalap Tim Yamaha lainnya dalam balapan tersebut.

Jarvis pun lantas memberikan tanggapan soal pernyataan Rossi soal kegelisahannya pada Tim Yamaha yang mulai tak mempercayainya. Jarvis mengakui bahwa para teknisi Tim Yamaha memang melakukan sebuah kesalahan dengan mengabaikan saran yang diberikan oleh Rossi.

Namun, Jarvis juga memberikan pembelaannya terhadap teknisi Tim Yamaha. Ya, pria berkebangsaan Inggris tersebut menyebut bahwa bukan hal mudah bagi para teknisi Tim Yamaha untuk mengizinkan Rossi mengubah setup pada motornya dengan perbedaan mencolok dari data-data yang mereka sudah kumpulkan di balapan perdana MotoGP 2020.

“Kami mempunyai empat pebalap, dan semua memiliki setup yang kurang lebih sama. Akan tetapi hanya Vale selalu memiliki masalah pada pada ban dan grip motor ini. Usai hasil negatif pekan lalu, Vale merasa harus mengubah sesuatu,” ucap Jarvis, seperti disadur dari GPOne, Rabu (29/7/2020).

“Jadi ia mendorong kami mengubah setup, dan ia pakai salah satu setupnya dari tahun lalu, meski ban dan motor tahun ini tak lagi sama. Hasilnya pun terlihat. Namun bukan situasi mudah untuk insinyur Yamaha, karena mereka juga punya banyak data dan ingin mengikuti jalan yang mereka anggap benar,” sambungnya.

“Akan tetapi pada saat yang bersamaan, juga penting memahami masukan dari para pebalap. Pekan ini, desakan Vale pun memberikan hasil positif. Namun memang sulit jika ada satu orang yang ingin mengubah situasi tim secara keseluruhan,” tuntas pria berusia 58 tahun tersebut.

Sumber : sports.okezone.com

viewed :: 1129

Berita Terkait Lainnya :