30 Juni 2020
HEADLINE MOBIL

Seperti Lexus LM, Nissan Livina Ini Juga Bisa Pakai Partisi


Partisi pemisah pengemudi dan penumpang jadi perangkat yang dibutuhkan saat berkendara di tengah pandemi virus Corona. Tidak hanya pada ojek online atau taksi, partisi ini tentunya sah-sah saja diaplikasikan pada kendaraan pribadi. 

Bahkan pabrikan seperti Lexus, sudah menyematkan partisi sebagai fitur standar pada MPV terbarunya, Lexus LM.
Bagi pemilik kendaraan yang belum mempunyai partisi mobil, solusinya bisa dengan melakukan modifikasi kecil-kecilan. Jika tidak bisa membuat partisi kabin yang layak dan rapi, alternatifnya bisa menggunakan produk aftermarket yang lebih presisi.

Perusahaan karoseri yang beralamat di Bogor, Delima Jaya, membuat produk partisi untuk kabin mobil. Partisi ini bisa dipasang di semua jenis mobil, mulai low MPV, medium MPV, hingga premium MPV.


"Di kelas low MPV, kita sediakan untuk Toyota Avanza, Xpander, termasuk yang baru jadi Nissan Livina," buka Managing Director Karoseri Delima Jaya Group, Winston Wiyanta, melalui sambungan telepon kepada media.

Menurut Winston, pemasangan partisi ini bisa dilakukan dengan mudah (plug n play) tanpa melubangi bagian rangka. "Jadi kita manfaatkan sistem baut yang udah ada di unitnya. Pemasangan baut biasanya di handle hand rail, kayak di Alphard, ada juga yang di dekat lantai, ada juga yang di pilar B. Kalau memang pegangannya kurang paling kita bikin ekstension. Kita manfaatkan yang ada aja, tanpa merusak komponen bawaan pabrik," lanjut Winston.

Sementara untuk bahannya, klaimnya terbuat dari PVC composite, dengan insulated material. "Ketebalan partisinya mulai 25 mm ada juga yang 30 mm menyesuaikan ruangannya. Kalau Alphard itu bisa sampai 30 mm, termasuk pakai premium leather. Jadi jauh lebih halus," katanya lagi.


Sementara untuk desain kacanya menggunakan model fixed dengan finishing material tempered. "Tempered itu kaca yang sudah dipanasi, jadi saat pecah, pecahnya enggak membahayakan, kayak butiran jagung," tambahnya.

Meski kacanya tidak bisa dibuka, penumpang di baris kedua tetap bisa menjalin komunikasi dengan penumpang di baris pertama. "Untuk komunikasi ada alat intercom sebagai opsional. Kalau standarnya kita sudah pasang semacam loket yang bisa dibuka. Jadi kalau mau kasih uang tol atau mau ngomong sama penumpang depan tinggal buka loketnya sedikit," jelas Winston.

Untung range biaya pemasangan partisi ini, pilihannya mulai Rp 5 juta hingga paling mahal Rp 25 juta. "Orang sekarang lebih banyak pasang partisi untuk alasan keamanan ya, safety buat mencegah penularan COVID-19. Jadi kalau nanti COVID sudah selesai, partisi ini bisa dilepas lagi, balik seperti original, enggak merusak apapun," tukasnya.

Sumber : oto.detik.com

viewed :: 143
Berita Terkait Lainnya :