25 Juni 2020
SPORTS MOTOR

Marquez Akan Tinggalkan Honda Dalam 2 Tahun


Pengamat top MotoGP Carlo Pernat meyakini polemik di Repsol Honda akan mengancam Alberto Puig. Selain itu, Marc Marquez diyakini tidak akan memenuhi kontraknya.

Tim pabrikan Jepang itu sedang mengalami konflik internal. Pasalnya, Alex Marquez akan digantikan Pol Espargaro di musim depan, walau belum sekalipun melakoni debutnya sejak didapuk menggantikan Jorge Lorenzo.

Keputusan itu membuat Marc Marquez, rekan setim sekaligus kakak kandung Alex, berang. Marquez sudah kadung teken kontrak berdurasi empat tahun dengan Honda pada Februari lalu dan kabarnya salah satu syarat di dalam kontrak tersebut adalah Alex akan dipertahankan sampai 2021.

Puig disebut-sebut sebagai pihak di balik pendepakan Alex. Manajer Repsol Honda itu dilaporkan ingin mengurangi pengaruh Marquez di dalam tim.

Pernat percaya bahwa Puig bisa saja kehilangan pekerjaannya. Menurut dia, Marquez pun cuma akan membela Honda selama dua tahun lalu hengkang.

"Terus terang, saya tidak ingin menjadi Puig ketika berada di garasi bersama dengan Marquez bersaudara," kata Pernat kepada GPOne. "Saya menduga akan ada konsekuensi besar atas masalah ini, begitu besar sehingga posisi Puig akan terancam."

"Saya takut akan ada sebuah kekacauan besar di Honda, karena dengan Marquez. 'Anda bisa menyentuh segalanya kecuali adiknya'."

"Sudah pasti akan ada banyak sekali klausul di dalam kontrak Marc, namun faktanya ada kurangnya kebenaran terhadap dia. Saya tidak tahu apakah dia akan melanjutkan dengan Honda selama empat tahun. Menurut saya, dia akan balapan selama dua tahun saja lalu kemudian mengucap selamat tinggal," kata Pernat.

Sumber : oto.detik.com

viewed :: 151
Berita Terkait Lainnya :